Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Konsumsi Garam Cukup Satu Sendok Teh per Hari!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 27 September 2021 | 13:44 WIB
Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Konsumsi Garam Cukup Satu Sendok Teh per Hari!
Ilustrasi Garam (freepik)

Suara.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi termasuk kondisi yang bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan berbahaya, seperti penyakit jantung. Tekanan darah tinggi ini bisa diobati dengan obat-obatan.

Tapi, pengobatan yang paling efektif untuk mencegah dan mengurangi tekanan darah tinggi adalah mengubah pola makan Anda. 

Tekanan darah tinggi sendiri memiliki gejala yang sanat sedikit dan terkadang samar, sehingga sulit untuk dideteksi sejak dini. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko serangan jantung maupun stroke bila diabaikan.

Selain itu, tekanan darah tinggi juga bisa meningkatkan risiko kegagalan organ, termasuk penyakit ginjal dan kebutaan. Karena itu, Anda perlu memastikan tekanan darah tinggi ini tidak menyebabkan masalah kesehatan yang lebih berbahaya.

Sebaliknya, Anda harus memeriksakan tekanan darah secara teratur oleh dokter. Terutama, bila Anda termasuk orang yang berisiko mengalami tekanan darah tinggi, seperti kelebihan berat badan, perokok atau riwayat keluarga dengan penyakit jantung.

Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)
Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)

Jika Anda berusia 40 tahun ke atas, NHS mengatakan Anda harus memeriksakan tekanan darah tinggi Anda setiap 5 tahun. Di sisi lain, Anda bisa menjalani pengobatan alami untuk mengatasi tekanan darah tinggi.

Diet DASH (DASH singkatan dari Dietary Approaches to Stopping Hypertension) mengatakan membatasi asupan garam cukup satu sendok sehari bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Namun, mereka menganjurkan untuk makan kurang dari satu sendok teh garam setiap hari.

Karena dilansir dari Express, Anda disarankan untuk mengurangi natrium atau garam secara bertahap. Caranya dengan membatasi diri dengan makan cukup satu sendok teh garam sehari.

Kemudian, kurangi asupan garam Anda menjadi dua pertiga sendok teh jika sudah terbiasa dengan makanan yang kurang asin. Tapi, Anda juga harus ingat bahwa banyak makanan kemasan yang mengandung natrium cukup tinggi, seperti makanan siap saji dan saus.

Selain mengurangi garam, diet DASH juga menyarankan Anda harus makan banyak sayuran, mengurangi asupan mentega atau margarin dan membatasi asupan daging yang tidak lebih dari 170 gram per hari untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Diet DASH mendorong Anda untuk makan biji-bijian serta mencoba menjalani lebih banyak pola makan nabati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Bahayanya Konsumsi Gula, Garam dan Lemak Berlebih

Ini Bahayanya Konsumsi Gula, Garam dan Lemak Berlebih

Lampung | Kamis, 23 September 2021 | 13:10 WIB

Bagaimana Cara Mengendalikan Asupan Garam Agar Tak Berlebihan? Ahli Gizi Ungkap Rahasianya

Bagaimana Cara Mengendalikan Asupan Garam Agar Tak Berlebihan? Ahli Gizi Ungkap Rahasianya

Health | Rabu, 22 September 2021 | 17:46 WIB

Jangan Konsumsi Gula, Garam, Lemak Berlebih, Ada Penyakit Berbahaya Mengintai

Jangan Konsumsi Gula, Garam, Lemak Berlebih, Ada Penyakit Berbahaya Mengintai

Health | Rabu, 22 September 2021 | 17:20 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB