Array

Bagaimana Cara Mengendalikan Asupan Garam Agar Tak Berlebihan? Ahli Gizi Ungkap Rahasianya

Ririn Indriani Suara.Com
Rabu, 22 September 2021 | 17:46 WIB
Bagaimana Cara Mengendalikan Asupan Garam Agar Tak Berlebihan? Ahli Gizi Ungkap Rahasianya
Ilustrasi Garam (freepik)

Suara.com - Tak dapat dipungkiri, garam (natrium atau sodium) memiliki peranan penting yang dibutuhkan tubuh sebagai zat gizi esensial untuk mewujudkan hidup sehat, kuat, dan aktif.

Kelebihan maupun kekurangan (defisiensi) natrium atau garam dapat berisiko mengalami gangguan kesehatan.

Jika kelebihan, maka efeknya adalah muncul berbagai penyakit degeneratif seperti hipertensi, stroke, gagal jantung, dan lain lain.

Namun bila kekurangan, maka efeknya adalah gangguan fungsi otot dan saraf, gangguan kontrol gula darah, dan lain-lain. Nah, sebaiknya bagaimana menyeimbangkan dan mengendalikan asupan garam?

Ahli gizi, Dr. Ir. Annis Catur Adi, M.Si mengatakan ada beberapa cara untuk mengendalikan asupan garam disesuaikan dengan kebiasaan atau pola konsumsi masyarakat Indonesia yang banyak menggunakan bumbu dan rempah bercita rasa tinggi.

Ilustrasi garam. (Shutterstock)
Ilustrasi garam. (Shutterstock)

"Di berbagai bumbu dan rempah itu sudah cukup banyak terkandung natrium. Nah, cara yang sesuai jika masakan kita sudah banyak menggunakan berbagai bumbu rempah adalah hanya menambahkan garam dapur dalam jumlah yang sedikit sekali," terangnya dalam webinar bertajuk "Peran Umami Sebagai Cara Mengatur Asupan Gizi dalam Meningkatkan Kesehatan" yang digelar PT Ajinomoto Indonesia bekerja sama dengan PT Rumah Inovasi Natura, belum lama ini.

Jadi, bila ingin makanan yang disantap memiliki cita rasa tinggi tetapi tetap diet rendah garam, lanjut Annis, maka penggunaan bumbu Umami seperti MSG secukupnya bisa dijadikan solusi.

"Banyak penelitian di luar negeri seperti di Jepang, menunjukkan bahwa penggunaan MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam. Sebab, kandungan natrium dalam MSG hanya 1/3 dari kandungan natrium pada garam dapur biasa,” lanjut lelaki yang juga dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga.

Webinar yang dihadiri 491 peserta yang sebagian besar berprofesi ahli gizi, ahli diet, dan mahasiswa Prodi Gizi & Kesehatan ini digelar sebagai bentuk dukungan agar masyarakat Indonesia tetap sehat di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga: Mencuci Hidung dengan Air Garam Bisa Hilangkan Virus COVID-19, Begini Faktanya

“Kami juga berharap para ahli gizi, serta mahasiswa/i sebagai calon ahli gizi masa depan Indonesia, dapat menyebarkan fakta yang benar dan informatif dan ilmiah tentang bumbu umami kepada masyarakat luas,” jelas Katarina Larasati, Public Relations Manager, PT Ajinomoto Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI