Klaim Mampu Obati Covid-19, Nanobodi dari Llama Dilirik Ilmuwan

M. Reza Sulaiman

Selasa, 28 September 2021 | 17:34 WIB
Klaim Mampu Obati Covid-19, Nanobodi dari Llama Dilirik Ilmuwan
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Ilmuwan terus mencari bahan obat yang bisa digunakan untuk mengobati infeksi Covid-19. Salah satu yang menarik perhatian adalah nanobodi yang berasal dari llama bernama Fifi.

Peneliti menyebut terapi menunjukkan potensi yang signifikan pada tahap uji coba awal.

Terapi ini berasal dari "nanobodi", versi antibodi yang kecil dan lebih sederhana, yang dihasilkan secara alami oleh llama dan onta dalam merespons infeksi.

Jika terapi ini diuji coba pada manusia, kata para peneliti, caranya bisa sesederhana menggunakan obat semprot hidung - untuk mengobati bahkan untuk mencegah infeksi dini.

Ilmuwan teliti darah llama untuk obat flu baru. (Shutterstock)
Ilmuwan teliti darah llama untuk obat flu baru. (Shutterstock)

Profesor James Naismith menggambarkan nanobodi sebagai "sangat luar biasa menarik".

Prof Naismith yang menjadi salah satu peneliti utama sekaligus direktur Rosalind Franklin Institute di Oxorfshire, menjelaskan hewan pengerat yang terinfeksi virus corona telah diterapi melalui obat semprot hidung yang mengandung nanobodi ini - telah pulih sepenuhnya dalam waktu enam hari.

Percobaan, sejauh ini, hanya diuji kepada hewan laboratorium, tapi Public Health England mengatakan ini merupakan "bahan paling efektif untuk menetralisir SARS-COV-2" yang pernah diuji.

Potensi untuk melawan Covid ini tampaknya berasal dari kekuatan nanobodi untuk mengikat virus.

Seperti halnya antibodi kita, nanobodi atas respons virus khusus menempel dan mengunci virus dan bakteri yang menyerang tubuh kita. Pengikatan ini pada dasarnya menandai virus yang menyerang dengan "bendera merah". Kemudian memberi keleluasaan bagi sisa kekebalan tubuh untuk menyerang, dan menghancurkannya.

baca juga

Nanobodi yang diproduksi para peneliti ini - dengan bantuan dari sistem kekebalan tubuh llama - mengikat dengan kuat.

"Dari situlah kami mendapat bantuan dari Fifi 'Franklin [Institute] llama'," jelas Profesor Naismith.

Efikasi dan keamanan

Vaksinasi Fifi dengan potongan kecil protein virus, para peneliti merangsang sistem kekebalan tubuhnya untuk membuat molekul khusus. Para peneliti kemudian dengan hati-hati memilih dan memurnikan nanobodi paling kuat dalam sampel darah Fifi; yang paling cocok dan dekat dengan protein virus, seperti anak kunci yang cocok dengan gemboknya.

Tim kemudian mampu memproduksinya dalam jumlah besar terhadap molekul paling kuat, yang dipilih secara khusus tersebut.

Prof Naismith mengatakan kepada BBC News: "Sistem kekebalan tubuh sangat luar biasa dari yang kita bayangkan - evolusi sulit ditaklukan."

Professor Sheena Cruickshank seorang imunolog dari Universitas Manchester mengatakan penelitian baru ini "menarik tapi masih terlalu dini".

"Kita butuh data lebih soal efikasi dan keamanannya sebelum percobaan pada manusia," tambahnya.

"Kendati demikian, ini sangat menjanjikan, dan kenyataannya ini lebih murah, dan mudah dikelola yang menjadi nilai tambahnya. Sayangnya, Covid-19 akan selalu bersama kita untuk sementara waktu, jadi banyak penelitian yang dibutuhkan."

Professor Naismith dan timnya, yang mempublikasikan penelitian mereka di jurnal Nature Communications setuju dengah hal itu, bahkan dengan keberhasilan vaksin Covid, memiliki pengobatan yang efektif di masa depan akan sangat penting.

"Belum semua di dunia ini mendapat vaksin dengan kecepatan yang sama," katanya, "dan masih ada risiko varian baru yang mampu melewati kekebalan vaksin saat ini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terobosan Pengobatan Asma  PPOK, Suntikan Antibodi Benralizumab Lebih Efektif dari Steroid?

Terobosan Pengobatan Asma PPOK, Suntikan Antibodi Benralizumab Lebih Efektif dari Steroid?

Health | Sabtu, 30 November 2024 | 18:15 WIB

Qualcomm Hadirkan Pengoperasian Model AI Meta Llama 3, Makin Personal

Qualcomm Hadirkan Pengoperasian Model AI Meta Llama 3, Makin Personal

Tekno | Rabu, 24 April 2024 | 07:17 WIB

Meta Dituntut atas Hak Cipta Kumpulan Data Pelatihan Llama

Meta Dituntut atas Hak Cipta Kumpulan Data Pelatihan Llama

Tekno | Kamis, 14 Desember 2023 | 17:06 WIB

Survei Serologi Sebut 98 Persen Penduduk Indonesia Punya Antibodi Covid-19, Masihkah Perlu Pakai Masker?

Survei Serologi Sebut 98 Persen Penduduk Indonesia Punya Antibodi Covid-19, Masihkah Perlu Pakai Masker?

Health | Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:05 WIB

Kabar Baik! Satgas Covid-19 Umumkan Herd Immunity Masyarakat Indonesia Tembus 98,5 Pesen

Kabar Baik! Satgas Covid-19 Umumkan Herd Immunity Masyarakat Indonesia Tembus 98,5 Pesen

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 20:35 WIB

Vaksin Booster Terbukti Bermanfaat, Kemenkes Ungkap Kadar Antibodi Penduduk Indonesia Meningkat 4 Kali Lipat

Vaksin Booster Terbukti Bermanfaat, Kemenkes Ungkap Kadar Antibodi Penduduk Indonesia Meningkat 4 Kali Lipat

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 19:15 WIB

Kabar Baik, Antibodi Covid-19 Masyarakat Indonesia Bertambah 4 Kali Lipat Dari Tahun Sebelumnya

Kabar Baik, Antibodi Covid-19 Masyarakat Indonesia Bertambah 4 Kali Lipat Dari Tahun Sebelumnya

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 10:45 WIB

Peneliti Inggris Kembangkan Vaksin yang Bisa untuk Semua Jenis Virus Corona, Termasuk Covid-19 dan Flu Biasa

Peneliti Inggris Kembangkan Vaksin yang Bisa untuk Semua Jenis Virus Corona, Termasuk Covid-19 dan Flu Biasa

Health | Kamis, 28 Juli 2022 | 12:30 WIB

Divaksin atau Tidak, Covid-19 Dapat Menginfeksi Ulang Semua Orang

Divaksin atau Tidak, Covid-19 Dapat Menginfeksi Ulang Semua Orang

Health | Selasa, 19 Juli 2022 | 08:30 WIB

Jelang HUT Kemerdekaan RI, Pemerintah Akan Kembali Lakukan Penelitian Antibodi

Jelang HUT Kemerdekaan RI, Pemerintah Akan Kembali Lakukan Penelitian Antibodi

News | Senin, 04 Juli 2022 | 13:57 WIB

Terkini

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

×