alexametrics

Pastikan Keamanan Anak Saat PTM Terbatas, Ini 5 Langkah yang Bisa Dilakukan Orangtua

M. Reza Sulaiman
Pastikan Keamanan Anak Saat PTM Terbatas, Ini 5 Langkah yang Bisa Dilakukan Orangtua
Sejumlah siswa mengikuti pembelajaran tatap muka di SDN Pondok Labu 14 Pagi, Jakarta, Senin (30/8/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Orangtua perlu menjaga keamanan anak-anak dari ancaman COVID-19 di tengah berlangsungnya pembelajaran tatap muka alias PTM Terbatas.

Suara.com - Orangtua perlu menjaga keamanan anak-anak dari ancaman COVID-19 di tengah berlangsungnya pembelajaran tatap muka alias PTM Terbatas.

Untuk bisa memastikan keamanan anak terjaga, dokter Spesialis Anak dr. Natasya Ayu Andamari, SpA memberikan sejumlah kiat tindakan pencegahan yang bisa dilakukan orang tua sebelum anak boleh kembali bersekolah.

Berikut berapa tindakan preventif yang dapat dilakukan orang tua sebelum melepas anak untuk sekolah tatap muka:

1. Mengevaluasi kembali aturan yang ditetapkan sekolah

Baca Juga: Tidak Cuma Sekolah, Satgas Covid-19 Juga Minta Kampus Selenggarakan PTM Terbatas

Orang tua perlu meninjau aturan yang ditetapkan pihak sekolah sebelum memutuskan dan mengizinkan anak untuk kembali ke sekolah.

Seorang siswi mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SMAN 22 Bandung, Jawa Barat, Senin (7/6/2021). (ANTARA/HO-SMAN 22 Bandung)
Seorang siswi mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SMAN 22 Bandung, Jawa Barat, Senin (7/6/2021). (ANTARA/HO-SMAN 22 Bandung)

“Peraturan yang cukup aman, antara lain paling tidak semua staf di sekolah sudah vaksinasi COVID-19, kemudian penerapan protokol kesehatan, peraturan keluar-masuk anak di sekolah, peraturan jam istirahat, sistem pengajaran, jumlah murid di kelas, dan seterusnya. Hal-hal seperti itu perlu dipertimbangkan orang tua,” kata Natasya saat media gathering virtual “Siap Sekolah Saat Pandemi” yang diselenggarakan Mama’s Choice pada Selasa.

Ia mengatakan jika orang tua telah merasa yakin terhadap tingkat keamanan protokol kesehatan di sekolah, maka dipersilakan untuk mengizinkan anak ke sekolah.

2. Melengkapi imunisasi

Pada saat ini, vaksin COVID-19 baru tersedia untuk kelompok usia lebih dari 12 tahun sementara kelompok usia 6 sampai 11 tahun belum tersedia. Meski demikian, Nastasya mengingatkan orang tua tetap perlu memastikan kelengkapan imunisasi-imunisasi lainnya.

Baca Juga: Cegah Klaster Sekolah, Satgas COVID-19 Minta PTM Terbatas Dilakukan dengan Aman

“Terkadang ibu kerap lupa, kelompok usia 5 sampai 7 tahun itu ada beberapa imunisasi booster yang harus dilakukan lagi. Kadang ibu merasa saat anak berusia 2 tahun, imunisasinya sudah selesai, padahal ternyata ada lagi yang mesti dilakukan. Nah, itu coba dicek lagi dan dilengkapi,” ujar dokter spesialis anak yang berpraktik di Rumah Sakit Umum Bunda Jakarta itu.

Komentar