Merusak Sejak Menit Pertama, Ini Hal yang Terjadi Pada Tubuh Seorang Perokok

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 03 Oktober 2021 | 20:16 WIB
Merusak Sejak Menit Pertama, Ini Hal yang Terjadi Pada Tubuh Seorang Perokok
Ilustrasi Perokok. (Shutterstock)

Suara.com - Rokok menjadi salah satu topik yang paling ramai dibahas warganet di Twitter sejak kemarin. Pantauan suara.com, ada sebanyak 27,6 ribu tweet mengenai rokok hingga sore tadi.

Secara umum, pembahasan mengenai rokok yang dituliskan warganet beragam. Mulai dari bahaya rokok bagi kesehatan, perbandingan terlalu banyak rokok dan konsumsi gula terhadap kesehatan, hingga bea cukai rokok.

Namun terlepas dari itu, telah banyak penelitian ilmiah yang membuktikan konsumsi rokok berbahaya bagi tubuh. 

Tak perlu menunggu waktu lama, zat kimia dari rokok tersebut mampu mengubah sistem kerja tubuh jadi lebih buruk hanya dalam hitungan menit. 

Ilustrasi Pria Merokok. (Unsplash)
Ilustrasi Pria Merokok. (Unsplash)

Dikutip dari Keck Medicine, dalam waktu 20 menit pasca-merokok, zat nikotin memasuki aliran darah dan meningkatkan denyut nadi juga tekanan darah. Indera penciuman mulai berkurang.

Karena nikotin termasuk stimulan, otak akan melepaskan zat kimia yang memunculkan perasaan senang atau membuat ingin makan. Namun, jika hasrat itu tidak dipenuhi, maka akan muncul perasaan cemas dan mudah tersinggung.

Mencapai 8 hingga 48 jam paskamerokok, zat nikotin dan karbon monoksida mulai keluar dari sistem peredaran darah. Tapi itu hanya terjadi jika tidak merokok selama waktu tersebut.

Selanjutnya, kelebihan lendir yang dibuat untuk melapisi dan melindungi paru-paru akan mulai mengalir.

Nikotin tidak hanya membuat ketagihan, tetapi juga menghambat indera penciuman dan perasa. Dibutuhkan dua hari bagi tubuh untuk mengeluarkan nikotin dan indera penciuman kembali normal.

Gangguan pendengaran juga termasuk efek samping merokok yang sedikit diketahui. Sebab ketika seseorang merokok, oksigen di telinga bagian dalam akan habis.

Kepala divisi bedah toraks di Keck Medicine of USC Anthony W. Kim, MD, mengatakan bahwa merokok bisa mempersulit sirkulasi darah. Itu sebabnya, saat berolahraga dan aktivitas fisik lainnya dapat membuat lebih cepat lelah.

Ia menyarankan, bagi siapapun yang tidak pernah perokok, jangan sekalipun mencobanya. Jika sudah menjadi perokok aktif atau pun hanya sesekali, lebih baik lakukan skrining untuk kanker paru-paru.

"Kepentingan terbaik, mutlak setiap individu untuk tidak pernah merokok. Atau setidaknya berhenti merokok, jika mereka adalah perokok saat ini,” kata Anthony.

 “Ada ratusan ribu orang yang benar-benar sekarat karena penyakit yang berhubungan dengan merokok dan berharap mereka memiliki pilihan lagi untuk tidak pernah memulainya," ucap Anthony.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Belum Selesai, Dokter Sarankan Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Perawatan Kulit

Pandemi Belum Selesai, Dokter Sarankan Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Perawatan Kulit

Lifestyle | Minggu, 03 Oktober 2021 | 18:29 WIB

Satpol PP DIY Sebut Belum Izinkan Konser Musik Hingga Resepsi Berskala Besar

Satpol PP DIY Sebut Belum Izinkan Konser Musik Hingga Resepsi Berskala Besar

Jogja | Minggu, 03 Oktober 2021 | 17:26 WIB

Studi: Perawatan Kanker Pengaruhi Efektivitas Vaksinasi Covid-19

Studi: Perawatan Kanker Pengaruhi Efektivitas Vaksinasi Covid-19

Health | Minggu, 03 Oktober 2021 | 18:40 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB