alexametrics

Pengetahuan Baru Ini Menunjukkan Bagaimana Obesitas Bisa Menyebabkan Diabetes Tipe 2

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah
Pengetahuan Baru Ini Menunjukkan Bagaimana Obesitas Bisa Menyebabkan Diabetes Tipe 2
Ilustrasi lelaki mengalami obesitas. (Shutterstock)

Selain diabetes, obesitas juga menyebabkan penyakit metabolik lainnya.

Suara.com - Sudah banyak penelitian yang menjelaskan bagaimana obesitas memengaruhi produksi insulin dan seiring waktu akan menyebabkan diabetes tipa 2 atau penyakit metabolik lainnya.

Sekarang, peneliti dari Karolinska Institutet, Swedia, menemukan penjelasan lebih lanjut mengapa sel-sel lemak dapat menyebabkan penyakit metabolik tersebut.

Perubahan aktivitas sel lemak

Studi dari Karolinska Institutet menunjukkan bahwa aktivitas sel-sel lemak akan berubah pada penderita obesitas dan resistensi insulin. Seiring bertambahnya ukuran sel lemak, ukuran dan kandungan DNA inti juga meningkat.

Baca Juga: Ini Jenis Makanan yang Mesti Dihindari Penderita Diabetes Tipe 2

"Proses seperti itu belum dijelaskan untuk sel lemak manusia (adiposit), yang bisa bertambah besar ukurannya lebih dari 200 kali selama masa hidup," kata peneliti Qian Li dari Departemen Sel dan Biologi Molekuler Karolinska Institutet.

Ilustrasi obesitas. [unsplash]
Ilustrasi obesitas. [unsplash]

Tetapi, proses alami sel-sel lemak yang bertambah besar ini memiliki efek negatif pada kesehatan, lapor Medical Xpress.

Peneliti juga menemukan peningkatan insulin dalam darah menyebabkan penuaan atau penuaan dini, di beberapa sel di jaringan adiposa.

"Hasil kami menunjukkan bahwa sel-sel lemak tua meningkatkan sekresi faktor pro-inflamasi, dan mendorong peradangan serta patologi pada jaringan adiposa manusia. Pada akhirnya hal itu memengaruhi kesehatan seluruh tubuh," kata peneliti Carolina Hagberg dari Departemen Kedokteran Karolinska Institutet.

Untungnya, pembentukan sel-sel lemak tua dan sekresi faktor pro-inflamasi dari sel lemak dapat diblokir.

Baca Juga: Sayuran yang Baik untuk Pasien Diabetes dan Berita Kesehatan Menarik Lainnya

"Studi ini mengidentifikasi aspek biologi adiposit manusia, aktivasi program siklus sel pada penderita obesitas dan hiperinsulinnemia, yang membuka jalan bagi strategi pengobatan baru untu obesitas dan penyakit komorbid terkait, seperti diabetes tipe 2," tandas peneliti Kirsty Spalding dari Departemen Sel dan Biologi Molekuler Karolinska Institutet.

Komentar