Pengetahuan Baru Ini Menunjukkan Bagaimana Obesitas Bisa Menyebabkan Diabetes Tipe 2

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 05 Oktober 2021 | 16:12 WIB
Pengetahuan Baru Ini Menunjukkan Bagaimana Obesitas Bisa Menyebabkan Diabetes Tipe 2
Ilustrasi lelaki mengalami obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Sudah banyak penelitian yang menjelaskan bagaimana obesitas memengaruhi produksi insulin dan seiring waktu akan menyebabkan diabetes tipa 2 atau penyakit metabolik lainnya.

Sekarang, peneliti dari Karolinska Institutet, Swedia, menemukan penjelasan lebih lanjut mengapa sel-sel lemak dapat menyebabkan penyakit metabolik tersebut.

Perubahan aktivitas sel lemak

Studi dari Karolinska Institutet menunjukkan bahwa aktivitas sel-sel lemak akan berubah pada penderita obesitas dan resistensi insulin. Seiring bertambahnya ukuran sel lemak, ukuran dan kandungan DNA inti juga meningkat.

"Proses seperti itu belum dijelaskan untuk sel lemak manusia (adiposit), yang bisa bertambah besar ukurannya lebih dari 200 kali selama masa hidup," kata peneliti Qian Li dari Departemen Sel dan Biologi Molekuler Karolinska Institutet.

Ilustrasi obesitas. [unsplash]
Ilustrasi obesitas. [unsplash]

Tetapi, proses alami sel-sel lemak yang bertambah besar ini memiliki efek negatif pada kesehatan, lapor Medical Xpress.

Peneliti juga menemukan peningkatan insulin dalam darah menyebabkan penuaan atau penuaan dini, di beberapa sel di jaringan adiposa.

"Hasil kami menunjukkan bahwa sel-sel lemak tua meningkatkan sekresi faktor pro-inflamasi, dan mendorong peradangan serta patologi pada jaringan adiposa manusia. Pada akhirnya hal itu memengaruhi kesehatan seluruh tubuh," kata peneliti Carolina Hagberg dari Departemen Kedokteran Karolinska Institutet.

Untungnya, pembentukan sel-sel lemak tua dan sekresi faktor pro-inflamasi dari sel lemak dapat diblokir.

"Studi ini mengidentifikasi aspek biologi adiposit manusia, aktivasi program siklus sel pada penderita obesitas dan hiperinsulinnemia, yang membuka jalan bagi strategi pengobatan baru untu obesitas dan penyakit komorbid terkait, seperti diabetes tipe 2," tandas peneliti Kirsty Spalding dari Departemen Sel dan Biologi Molekuler Karolinska Institutet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hubungan Antara Obesitas dengan Kematian Covid-19 di Seluruh Dunia Makin Jelas

Hubungan Antara Obesitas dengan Kematian Covid-19 di Seluruh Dunia Makin Jelas

Health | Minggu, 03 Oktober 2021 | 15:25 WIB

Studi: Penderita Obesitas Picu Kenaikan Angka Kematian Covid-19

Studi: Penderita Obesitas Picu Kenaikan Angka Kematian Covid-19

Health | Minggu, 03 Oktober 2021 | 13:50 WIB

Hati-hati, Orang Obesitas Lebih Tinggi Risikonya Meninggal Akibat Serangan Jantung

Hati-hati, Orang Obesitas Lebih Tinggi Risikonya Meninggal Akibat Serangan Jantung

Health | Rabu, 29 September 2021 | 17:59 WIB

Terkini

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB