Di ASEAN Digital Public Health, Menkes Budi Bangga Perkenalkan Aplikasi PeduliLindungi

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 06 Oktober 2021 | 20:36 WIB
Di ASEAN Digital Public Health, Menkes Budi Bangga Perkenalkan Aplikasi PeduliLindungi
Ilustrasi Aplikasi PeduliLindungi. [Antara]

Suara.com - Dalam forum ASEAN Digital Public Health, Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi Sadikin dengan bangga menunjukan peran dan fungsi aplikasi PeduliLindungi dalam penanganan Covid-19.

Di forum yang menghadirkan setidaknya 5 menteri kesehatan dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina tersebut, dengan bangga Menkes Budi menunjukan data PeduliLindungi sudah terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia.

"Kondisi geografis Indonesia jadi tantangan dalam penanganan Covid-19, sehingga aspek teknologi sangat diperlukan salah satunya kita menggunakan aplikasi PeduliLindungi," ujar Menkes Budi dalam forum, Rabu (6/10/2021).

Menkes Budi menambahkan, aplikasi PeduliLindungi ini ditargetkan akan diunduh oleh lebih dari 360 juta penduduk Indonesia, yang sekaligus bisa digunakan untuk keperluan tracing dan testing risiko penularan Covid-19.

Bahkan aplikasi ini sudah menjadi syarat warga Indonesia untuk bepergian menggunakan kendaraan umum kereta antar kota, hingga keperluan penerbangan saat memasuki airport.

"Aplikasi ini berfungsi untuk skrining, pusat vaksinasi, dan laboratorium tes PCR," tutur Menkes Budi.

Ia melanjutkan, dalam aplikasi tersebut juga penduduk Indonesia bisa mengetahui statusnya apakah kategori hijau, kuning, merah dan hitam. Status ini membuat mereka berhak memasuki ruang publik, serta aturan terkait di dalamnya.

Misalnya, kategori hijau menandakan ia bebas dari Covid-19, kuning kategori berisiko terinfeksi dari lingkungan, merah kategori suspek atau positif Covid-19, dan hitam kategori sakit Covid-19.

"Sebagai contoh apabila Anda berstatus kuning, maka boleh mendatangi restoran dengan durasi makan 30 menit. Lalu apabila status hijau, boleh diam di restoran selama 60 menit," ungkap Menkes Budi.

Ia juga menjelaskan, kinerja aplikasi PeduliLindungi menggunakan barcode di lokasi tertentu yang harus dipindai saat mendatanginya, untuk memastikan kapasitas dan kesesuaian syarat yang ditetapkan untuk mendatangi tempat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Permudah Traveler, PeduliLindungi Kini Bisa Diakses di Aplikasi Tiket.com

Permudah Traveler, PeduliLindungi Kini Bisa Diakses di Aplikasi Tiket.com

Lifestyle | Rabu, 06 Oktober 2021 | 20:29 WIB

ASEAN Digital Public Health, Menkes Budi Ungkap Strategi Utama Indonesia Lawan Covid-19

ASEAN Digital Public Health, Menkes Budi Ungkap Strategi Utama Indonesia Lawan Covid-19

Health | Rabu, 06 Oktober 2021 | 19:36 WIB

Lebih Waspada! Muncul Situs PeduliLindungi Palsu

Lebih Waspada! Muncul Situs PeduliLindungi Palsu

Sumsel | Rabu, 06 Oktober 2021 | 19:29 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB