BPOM Berikan Izin Darurat Vaksin Covid-19 Zifivax, Berapa Efikasinya?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 07 Oktober 2021 | 14:52 WIB
BPOM Berikan Izin Darurat Vaksin Covid-19 Zifivax, Berapa Efikasinya?
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI memberikan izin penggunaan darurat atau EUA untuk vaksin Covid-19, Zifivax.

"Pada hari ini BPOM menginformasikan telah diberikannya persetujuan terhadap satu produk vaksin Covid-19 yang baru, dengan nama dagangnya Zifivax," ujar Kepala BPOM, Penny K. Lukito dalam konferensi pers, Kamis (7/10/2021).

Ini dalah vaksin yang dikembangkan dan diproduksi Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical asal Beijing China. Kemudian dikembangkan di Indonesia bekerjasama dengan PT JBio.

Penny juga mengungkap jika vaksin ini sedang menjalani uji klinis fase 3 pada manusia di berbagai negara seperti Indonesia, China, Uzbekistan, Ekuador, dan Pakistan.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)

Jumlah subjek uji klinis fase 3 di berbagai negara total mencapai 28.500. Sedangkan khusus di Indonesia uji klinis merekrut 4.000 subjek yang berada di Bandung dan Jakarta.

Adapun vaksin dikembangkan menggunakan platfom rekombinan protein subunit, yakni teknologi yang membuat sel berkembangbiak mengembangkan antibodi untuk melawan virus tertentu.

Vaksin ini sudah memenuhi syarat aspek keamanan, imunogenisitas, dan efikasi berdasarkan uji klinis yang dilakukan. Lalu berapa efikasi vaksin Zifivax?

"Dari aspek keamanan, berdasarkan studi klinis fase 1, 2, dan 3 pemberian vaksin secara umum dapat ditoleransi. Efeknya yang paling sering terjadi pada kelompok vaksin, nyeri pada tempat suntikan, sistemik yang paling sering sakit kepala, demam, kelelahan dan saya kira itu biasa terjadi," tutur Penny.

Sedangkan pada aspek imunogenisitas, fase 1 dan 2 pada populasi dewasa usia 18 hingga 59 tahun, respon imun 14 hari lengkap adalah 83,22 persen dan 102,5 antibodi.

"Efikasi berdasarkan studi interim, menunjukan efikasi yang baik mencapai 81,71 persen, dihitung mulai 7 hari setelah mendapatkan vaksinasi lengkap," jelas Penny.

Vaksinasi lengkap untuk vaksin Zifivax, terdiri dari 3 kali suntikan di bagian lengan otot, dengan masing-masing interval satu bulan masing-masing dosis.

Setiap suntikan diberikan adalah 0,5 mililiter, bisa disimpan dalam suhu khusus 2 hingga 8 derajat celcius.

"Jadi saya kira ini, dalam rentang yang cocok untuk negara tropis seperti di Indonesia," pungkas Penny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung BPOM, Guru Besar Undip dan ITB Pastikan Air Kemasan Galon Guna Ulang Aman

Dukung BPOM, Guru Besar Undip dan ITB Pastikan Air Kemasan Galon Guna Ulang Aman

Bisnis | Senin, 04 Oktober 2021 | 08:47 WIB

Vaksin Pfizer Disebut Aman untuk Anak di Bawah 12 Tahun, Satgas Covid-19 Tunggu Izin BPOM

Vaksin Pfizer Disebut Aman untuk Anak di Bawah 12 Tahun, Satgas Covid-19 Tunggu Izin BPOM

News | Kamis, 23 September 2021 | 17:48 WIB

BPOM Akan Atur Semua Makanan dan Minuman dalam Kemasan

BPOM Akan Atur Semua Makanan dan Minuman dalam Kemasan

Bisnis | Jum'at, 17 September 2021 | 11:10 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB