Pfizer Meminta Izin BPOM AS agar Vaksin Covid-19 Diberikan pada Anak Usia 5-11 Tahun

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 08 Oktober 2021 | 10:27 WIB
Pfizer Meminta Izin BPOM AS agar Vaksin Covid-19 Diberikan pada Anak Usia 5-11 Tahun
Vaksin Pfizer. (Anadolu Agency/Tayfun Coşkun)

Suara.com - Pfizer dan BioNTech sudah mengajukan permintaan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) agar vaksin Covid-19 mereka dapat digunakan pada anak usia lima hingga 11 tahun.

"Dengan kasus baru pada anak-anak terus meningkat di AS dalam tingkat tinggi, perizinan ini merupakan langkah penting dalam upaya berkelanjutan kami terhadap #COVID19," cuit Pfizer dalam akun Twitter-nya, Kamis (7/10/2021).

Mereka melanjutkan, "Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan FDA dengan tujuan akhir melindungi anak-anak dari ancaman kesehatan masyarakat yang serius ini."

Live Science melaporkan bahwa bulan lalu Pfizer mengumumkan bahwa vaksin Covid-19 mereka aman dan efektif untuk anak usia lima hingga 11 tahun.

Tenaga kesehatan menyiapkan vaksin Pfizer untuk disuntikkan ke seorang warga di Puskesmas Lebak Bulus, Jakarta, Senin (23/8/2021). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]
Tenaga kesehatan menyiapkan vaksin Pfizer untuk disuntikkan ke seorang warga di Puskesmas Lebak Bulus, Jakarta, Senin (23/8/2021). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]

Dalam uji klinis, mereka memberikan dosis vaksin yang lebih rendah daripada dosis untuk anak-anak di atas kelompok usia tersebut.

Pihak FDA mengatakan mereka akan melakukan pertemuan dengan Komiter Penasihat Vaksin dan Produk Biologi Terkait untuk mambahas dan meninjau data pada 26 Oktober mendatang.

"Kami akan melakukan evaluasi komprehensif terhadpa data uji klinis yang diajukan untuk mendukung keamanan dan efektivitas vaksin yang digunakan pada anak-anak," tutur pejabat Komisaris FDA, De. Janet Woodcock.

Saat ini, FDA telah menyetujui vaksin Pfizer - BioNTech untuk remaja berusia 16 tahun ke atas dan telah mengizinkan penggunaan dadurat untuk anak 12 hingga 15 tahun. Ini adalah satu-satunya vaksin Covid-19 yang boleh diberikan kepada anak-anak di bawah 18 tahun di AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Rumah Sakit Vaksinasi Vaksin Pfizer di Karawang Mulai 11 Oktober, Ada 14 RS

Daftar Rumah Sakit Vaksinasi Vaksin Pfizer di Karawang Mulai 11 Oktober, Ada 14 RS

Bekaci | Rabu, 06 Oktober 2021 | 12:18 WIB

Studi Baru: Vaksin Pfizer 90 Persen Efektif Lawan Corona Bahkan Usai Enam Bulan

Studi Baru: Vaksin Pfizer 90 Persen Efektif Lawan Corona Bahkan Usai Enam Bulan

Health | Rabu, 06 Oktober 2021 | 06:50 WIB

Penelitian Baru: Vaksin Covid-19 Pfizer 90 Persen Tetap Efektif Selama 6 Bulan

Penelitian Baru: Vaksin Covid-19 Pfizer 90 Persen Tetap Efektif Selama 6 Bulan

Health | Selasa, 05 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB