Turunkan Risiko Penyakit Alzheimer, Cobalah Konsumsi Kemangi!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 08 Oktober 2021 | 20:47 WIB
Turunkan Risiko Penyakit Alzheimer, Cobalah Konsumsi Kemangi!
Ilustrasi kemangi. (Pixabay/MaitedeWu)

Suara.com - Alzheimer adalah masalah kognitif yang bisa mempengaruhi kehidupan seseorang. Penelitian telah menemukan beberapa makanan yang bisa meningkatkan kesehatan otak dan membantu mencegah perkembangannya.

Umumnya, masalah kognitif seperti Alzheimer ini mempengaruhi orang-orang lanjut usia, yakni usia 65 tahun ke atas. Ciri khas dari penyakit Alzheimer ini adalah penumpukan protein beta amyloid di otak yang menyebabkan plak.

Kemudian, plak mengakibatkan hilangnya koneksi antara sel-sel saraf di otak. Pada akhirnya sel-sel tersebut akan mati dan jaringan otak hilang.

Mereka yang menderita Alzheimer juga mengalami penurunan bahan kimia utama di otak yang membantu mengirimkan pesan. Kurangnya bahan kimia ini berarti otak tidak bisa memproses pesan tertentu seperti sebelumnya.

Meskipun, sekarang ini tidak ada obat untuk mengatasi penyakit Alzheimer, beberapa perawatan bisa membantu meningkatkan pesan kimia ini dan menangkal beberapa gejala.

Ilustrasi Alzheimer. (Shutterstock)
Ilustrasi Alzheimer. (Shutterstock)

Sebuah penelitian di AS menemukan bahwa senyawa alami, fenchol dapat memiliki efek perlindungan terhadap penyakit Alzheimer. Peneliti dari University of South Florida Health (USF Health) telah membuat penemuan ini.

Mereka menemukan di antara 15 senyawa yang diteliti, fenchol adalah senyawa yang paling efektif dalam mengikat dan mengaktifkan reseptor asam lemak babas molekul sinyal sel 2 (FFAR2).

Semakin banyak sinyal, semakin banyak protein yang terkait dengan perkembangan berkurang. Pada akhirnya, hal ini akan menurunkan tingkat kematian neuron dan mengurangi jumlah sel saraf tua yang sering dijuluki sebagai sel zombie dan biasanya ditemukan di otak pasien Alzheimer.

Fenchol dapat ditemukan dalam kemangi, yang dapat Anda konsumsi bersamaan dengan menu makanan lainnya untuk meningkatkan asupan senyawa tersebut dalam tubuh.

"Sebenarnya, fenchol mempengaruhi dua mekanisme terkait dengan Penuaan dan proteolysis. Senyawa ini akan mengurangi pembentukan sel saraf zombie setengah mati dan meningkatkan degradasi Aβ, sehingga protein amiloid dibersihkan dari otak lebih cepat," kata Hariom Yadav, PhD, profesor bedah saraf dan perbaikan otak di USF Health Morsani College of Medicine dikutip dari The Sun.

Selain kemangi, senyawa fenchol juga bisa ditemukan dalam adas, jeruk nipis dan pala.

Lalu, cokelat juga bisa menjadi makanan otak yang enak dan memiliki manfaat kesehatan sama. Karena kako mentah maupun murni mengandung flavanol yang tinggi.

Zat dalam tanaman ini dianggap memiliki efek antioksidan yang kuat, termasuk yang dibutuhkan otak dan telah diteliti potensinya untuk melindungi dari penyakit Alzheimer.

Jika tidak, Anda juga bisa mengonsumsi ikan berlemak, seperti salmon yang kaya akan asam lemak omega-3 (DHA). DHA ditemukan dalam kadar tinggi di materi abu-abu otak.

Hal ini membuktikan bahwa kita membutuhkan lebih banyak DHA untuk memiliki fungsi otak yang sehat. Penelitian telah menunjukkan bahwa memiliki persediaan DHA yang berlimpah mendukung pembelajaran dan memori, serta IQ.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Minum Air untuk Kesehatan Otak, Bisa Mencegah Penuaan Dini

Pentingnya Minum Air untuk Kesehatan Otak, Bisa Mencegah Penuaan Dini

Health | Senin, 04 Oktober 2021 | 08:45 WIB

Cara Mudah Membuat Nasi Bakar Ayam Suwir Kemangi, Mantap Layak Jual

Cara Mudah Membuat Nasi Bakar Ayam Suwir Kemangi, Mantap Layak Jual

Lifestyle | Kamis, 30 September 2021 | 10:21 WIB

Deteksi Dini Jadi Kunci Pertahankan Daya Ingat Pasien Alzheimer

Deteksi Dini Jadi Kunci Pertahankan Daya Ingat Pasien Alzheimer

Health | Jum'at, 24 September 2021 | 18:09 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB