Ini Bahaya Melakukan Diagnosa Sendiri Terkait Masalah Kesehatan Mental!

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 11 Oktober 2021 | 10:31 WIB
Ini Bahaya Melakukan Diagnosa Sendiri Terkait Masalah Kesehatan Mental!
Ilustrasi wanita sedih (pexels.com/Anna Shvets)

Suara.com - Seperti halnya kesehatan fisik, kesehatan mental harusnya tak lagi tabu untuk diperbincangkan. Terlebih sejak terjadi wabah Covid-19, gangguan kecemasan turut menjadi bagian dari masalah kesehatan. 

Menurut Psikolog klinis Widya Shintia Sari, kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental memang telah lebih terbuka. Namun ia mengingatkan, jangan sampai masyarakat melakukan self diagnose atau diagnosa sendiri gangguan mental hanya dari pencarian internet.

"Self diagnose itu berbahaya apalagi kalau salah," kata Widya dalam webinar Hari Kesehatan Mental Dunia live on Clubhouse, Minggu (10/10/2021) kemarin.

Di sisi lain, diagnosa sendiri memang bisa menambah informasi mengenai gangguan mental yang dirasakan. Namun, untuk dapat penjelasan lebih akurat, Widya menyarankan agar tetap mendapatkan bantuan dari tenaga profesional baik dari psikolog maupun psikiater. 

Diakuinya, diagnosa belum tentu akan langsung ditegakkan dalam satu kali kunjungan. Ia menjelaskan bahwa butuh pemeriksaan dari beberapa ahli untuk memastikan gangguan mental yang terjadi.  

"Tapi memang tidak langsung dapat diagnosis. Bahkan diagnosis baru bisa diberikan sampai beberapa pertemuan. Kalau mau diagnosis lebih akurat perlu multi approach, tidak hanya psikolog tapi juga dokter. Sehingga multi disiplin banget," jelasnya.

Ada banyak jenis gangguan mental, lanjutnya. Beberapa gangguan yang cukup banyak terjadi terutama selama masa pandemi Covid-19, menurut Widya, seperti gangguan mood, depresi, bipolar, gangguan kecemasan, dan gangguan terkait pengendali emosi, hingga psikotik.

"Kalau orang dewasa, awam banyak terkait emosi, mood, dan kecemasan. Kalau tentang mindfullnes yang awere sudah mulai banyak, cukup meningkatkan kesadaran untuk cari pertolongan, mencati tahu apa yang dirasakan, tidak hanya disimpan sendiri," kata Widya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunjungan ke Psikolog Selama Pandemi Covid-19 Meningkat Tiga Kali Lipat

Kunjungan ke Psikolog Selama Pandemi Covid-19 Meningkat Tiga Kali Lipat

Health | Senin, 11 Oktober 2021 | 10:05 WIB

Kenali Apa Beda ODGJ dan ODMK dalam Dunia Kesehatan Jiwa

Kenali Apa Beda ODGJ dan ODMK dalam Dunia Kesehatan Jiwa

Health | Senin, 11 Oktober 2021 | 07:48 WIB

Terlihat Sama, Sebenarnya Stres dan Depresi Itu Berbeda!

Terlihat Sama, Sebenarnya Stres dan Depresi Itu Berbeda!

Health | Senin, 11 Oktober 2021 | 05:50 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×