Kunjungan ke Psikolog Selama Pandemi Covid-19 Meningkat Tiga Kali Lipat

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 11 Oktober 2021 | 10:05 WIB
Kunjungan ke Psikolog Selama Pandemi Covid-19 Meningkat Tiga Kali Lipat
Ilustrasi konseling [Unsplash/Priscilla Du Preez]

Suara.com - Efek pandemi Covid-19 terhadap peningkatan masalah kesehatan mental di Indonesia dapat terlihat dari jumlah konsultasi kepada psikolog. Selama masa pandemi, jumlah konsultasi psikologis disebut meningkat sekitar tiga kali lipat dari sebelumnya.

Menyadari pentingnya dukungan terhadap kesehatan mental masyarakat Indonesia, Kementerian Kesehatan mengeluarkan Buku Panduan tentang Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) 2021. 

Dalam buku panduan dijelaskan tujuan memperingati HKJS, yakni guna meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan jiwa.

Buku tersebut juga disebutkan data yang menunjukkan bahwa di masa pandemi Covid-19 terdapat kenaikan kasus depresi dan ansietas. Lebih dari 60 persen orang mengalami gejala depresi dan lebih dari 40 persen mengalami disertai ide bunuh diri. 

Selain itu, diperkirakan sekitar 32,6 persen sampai 45 persen penduduk yang terkena Covid-19 mengalami gangguan depresi. Sedangkan 10,5 persen sampai 26,8 persen penyintas Covid-19 juga mengalami gangguan depresi.

Kemenkes juga mencatat bahwa selama pandemi lebih dari 60 persen orang mengalami gejala ansietas dan lebih dari 70 persen orang mengalami gangguan stres pasca trauma. Bahkan, ketika berstatus positif Covid-19, sekitar 35,7 persen sampai 47 persen orang mengalami gangguan ansietas. Serta 12,2 persen mengalami gangguan stres pasca trauma. 

Sedangkan, bagi penyintas Covid-19 sekitar 12,3 persen sampai 29,6 persen terkena gangguan ansietas, 25,1 persen sampai 32,2 persen mengalami gangguan stres pasca trauma, dan yang alami insomnia sebanyak 12,1 persen. Kemudian, seluruh penyintas Covid-19 diketahui mengalami gangguan tidur.

Anak dan remaja termasuk kelompok yang rentan terdampak gangguan mental selama pandemi. Oleh sebab itu, dukungan orang tua sangat penting agar mereka dapat tumbuh sehat dan bahagia dalam situasi pandemi. 

Psikolog anak, remaja, dan keluarga, sekaligus salah satu pendiri Ruang Tumbuh Irma Gustiana Andriani menyampaikan bahwa dukungan psikososial sangat dibutuhkan anak dalam situasi yang tidak biasa, seperti pandemi Covid-19. 

baca juga

"Untuk menjaga kesehatan mental anak tetap sehat, orangtua harus mengkondisikan rumah sebagai tempat aman dan nyaman bagi anak adaptasi di masa pandemi," katanya.

Menurut Irma, dukungan dapat diberikan melalui stimulasi, supervisi, pendampingan, juga pengawasan. Bila terdapat hambatan, orang tua sebaiknya segera melakukan intervensi, misalnya dengan konsultasi ke psikolog atau dokter anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jusuf Kalla Sebut Akan Muncul Bencana Lebih Dahsyat Setelah Pandemi Covid-19

Jusuf Kalla Sebut Akan Muncul Bencana Lebih Dahsyat Setelah Pandemi Covid-19

Banten | Senin, 11 Oktober 2021 | 07:51 WIB

Kenali Apa Beda ODGJ dan ODMK dalam Dunia Kesehatan Jiwa

Kenali Apa Beda ODGJ dan ODMK dalam Dunia Kesehatan Jiwa

Health | Senin, 11 Oktober 2021 | 07:48 WIB

KKN di SD Jatimakmur 3, Mahasiswa Sastra Inggris UBSI Edukasi Murid Membuat Masker Darurat

KKN di SD Jatimakmur 3, Mahasiswa Sastra Inggris UBSI Edukasi Murid Membuat Masker Darurat

Press Release | Senin, 11 Oktober 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×