alexametrics

4 Jenis Cacat Mata yang Bisa Terjadi Pada Siapa Saja

Risna Halidi | Lilis Varwati
4 Jenis Cacat Mata yang Bisa Terjadi Pada Siapa Saja
ilustrasi (getty image)

Kesehatan mata bisa terganggu bahkan hingga menyebabkan kecacatan!

Suara.com - Mata termasuk salah satu indera penting dalam tubuh manusia. Seperti organ lain pada umumnya, kesehatan mata bisa terganggu bahkan hingga menyebabkan kecacatan, termasuk rang-orang yang memakai kacamata dengan lensa minus, plus, maupun silinder.

Sebab, ada bagian dari mata yang tidak bisa berfungsi secara optimal. Sehingga dibutuhkan kacamata sebagai alat bantu agar penglihatan jadi lebih jelas.

Dikutip dari Ruang Guru, ada empat jenis cacat mata yang umum terjadi. Di antaranya:

1. Rabun jauh atau miopi

Baca Juga: Hari Penglihatan Sedunia 2021: Kemenkes Ingatkan Bahaya Gadget untuk Mata Balita

Ilustrasi mata minus pakai kacamata (Pixabay)
Ilustrasi (Pixabay)

Mata yang mengalami rabun jauh tidak dapat melihat benda-benda yang jaraknya jauh. Hal ini karena lensa mata tidak dapat memipih untuk memperkecil jarak fokusnya.

Penderita miopi memiliki titik jauh (punctum remotum = PR) yang lebih dekat dari titik jauh mata normal (jarak jauh mata normal tak berhingga), dan titik dekatnya kurang lebih 25 cm. Sehingga bayangan yang terbentuk akan jatuh di depan retina.

Penderita rabun jauh perlu dibantu dengan menggunakan kacamata berlensa cekung (minus/negatif). Lensa cekung itu dapat membantu bayangan tepat jatuh di retina.

2. Rabun dekat atau hipermetropi

Ilustrasi rabun jauh dan gangguan tidur. (Elements Envato)
Ilustrasi rabun dekat dan gangguan tidur. (Elements Envato)

Mata yang mengalami rabun dekat tidak dapat melihat benda-benda yang jaraknya dekat. Hal ini karena fokus lensa memiliki jarak yang telalu panjang.

Penderita hipermetropi memiliki titik dekat (punctum proximum = PP) yang lebih jauh dari titik dekat mata normal yaitu lebih dari 25 cm dan titik jauh berjarak tak berhingga dan bayangan yang terbentuk jatuh di belakang retina.

Baca Juga: Kemenkes: 81 Persen Warga Alami Kebutaan di Indonesia Karena Katarak

Penderita rabun dekat perlu dibantu menggunakan kacamata berlensa cembung (plus/positif). Lensa cembung dapat membantu bayangan yang semula jatuh di belakang retina menjadi tepat jatuh di retina.

3. Mata tua atau presbiopi

Komentar