Jarang Kencing? Ketahui Frekuensi Normal Buang Air Kecil dalam Sehari

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 19 Oktober 2021 | 13:43 WIB
Jarang Kencing? Ketahui Frekuensi Normal Buang Air Kecil dalam Sehari
Ilustrasi menahan pipis (buang air kecil) atau nyeri haid. (Shutterstock)

Suara.com - Berapa kali kencing dalam sehari mungkin menjadi hal yang sepele untuk diperhatikan. Namun sebenarnya, seberapa sering buang air kecil atau kencing dalam sehari dapat mengungkapkan kesehatan Anda.

Untuk frekuensi normal buang air kecil dalam sehari, Dr Sarita Channawar, konsultan dokter kandungan di Rumah Sakit Wockhardt, Mira Road menjawabnya.

"Pergi sekitar 4-10 kali untuk buang air kecil per hari adalah normal dan penting," kata Dr Channawar, dikutip dari Healthshots.

Namun rata-rata kebanyakan orang buang air kecil adalah empat sampai tujuh kali dalam sehari.

Sedangkan tidak buang air kecil sama sekali atau hanya sekali atau dua kali dalam sehari tidak sehat dan tidak dianjurkan.

Begitu pula jika Anda menyadari bahwa frekuensi kencing Anda meningkat secara tiba-tiba, itu juga tidak normal.

Perubahan frekuensi kencing ini bisa terkait dengan beberapa kondisi medis lain, seperti:

Seorang lelaki kencing di toilet. [shutterstock]
Seorang lelaki kencing di toilet. [shutterstock]

1. Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi pada sistem kemih. Gejala-gejala kondisi ini termasuk buang air kecil yang menyakitkan, rasa sakit di sisi atau punggung bawah, dan perlu sering buang air kecil.

2. Sistitis interstisial

Ini adalah kondisi kandung kemih yang menyakitkan yang menyebabkan sering buang air kecil. Rasa sakitnya berkisar dari ketidaknyamanan ringan hingga rasa sakit yang parah.

3. Kehamilan

Sering buang air kecil juga terlihat selama kehamilan, karena kandung kemih terjepit. Ini karena bayi cenderung mengambil lebih banyak ruang di dalam tubuh, kata Dr Channawar.

Ilustrasi toilet, urine dan buang air kecil (Pixabay/bzndenis)
Ilustrasi toilet, urine dan buang air kecil (Pixabay/bzndenis)

4. Penyakit ginjal

Sering buang air kecil bisa mengindikasikan penyakit ginjal, dan bermasalah jika disertai sakit perut dan demam yang menyebabkan ISK. Bila sering buang air kecil disertai dengan gejala lemas atau sulit tidur, urine bernoda darah, kehilangan nafsu makan, dan kram otot, sebaiknya periksakan ke dokter.

5. Diuretik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Ungkap Manfaat Kesehatan Jus Cranberry: Bisa Cegah Masalah ISK Pada Perempuan!

Studi Ungkap Manfaat Kesehatan Jus Cranberry: Bisa Cegah Masalah ISK Pada Perempuan!

Health | Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:20 WIB

Gara-gara Kencing Sembarangan, Pria Ini Langsung Kena Batunya

Gara-gara Kencing Sembarangan, Pria Ini Langsung Kena Batunya

Malang | Kamis, 14 Oktober 2021 | 10:41 WIB

Sering Buang Air Kecil di Malam Hari hingga Mengganggu Tidur? Kenali Penyebabnya

Sering Buang Air Kecil di Malam Hari hingga Mengganggu Tidur? Kenali Penyebabnya

Health | Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:30 WIB

Terkini

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Health | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB