Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Cobalah Konsumsi Rempah-Rempah Ini!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:00 WIB
Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Cobalah Konsumsi Rempah-Rempah Ini!
Ilustrasi Bumbu dapur (pixabay)

Suara.com - Tekanan darah tinggi menjadi salah satu masalah kesehatan yang bisa menyebabkan penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke. Tapi untungnya, kondisi ini bisa ditangani dengan menjaga pola makan.

Tak banyak yang tahu pula bahwa satu bumbu dapur bisa membantu mengontrol tekanan darah tinggi ketika ditambahkan ke dalam makanan sehari-hari Anda.

Pada dasarnya, rempah-rempah atau bumbu dapur memang memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk mengatasi kolesterol tinggi dan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Dalam satu penelitian yang dilakukan oleh Universitas Sri Ramachandra Chennai, para peneliti menunjukkan bahwa rempah-rempah garam masala, yang terdiri dari jahe, kapulaga, jinten dan merica bisa menurunkan tekanan darah tinggi.

Para peneliti mengatakan campuran rempah-rempah itu bisa menjadi obat untuk mengatasi tekanan darah secara alami. Menurut dokter Thanikachalam, rempah-rempah ini sudah digunakan dalam jumlah tertentu di banyak wilayah untuk pengobatan tekanan darah tinggi, tetapi belum ada bukti secara ilmiah.

Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

"Penelitian kami menemukan hasil yang luar biasa dari campuran rempah-rempah itu terhadap tekanan darah tinggi pada tikus laboratorium. Lalu, kami melanjutkan pengamatan lebih lanjut pada hewan sebelum mengajukan uji klinis pada manusia," kata dokter Thanikachalam dikutip dari Express.

Karena penelitian ini, para peneliti berspekulasi bahwa garam masala memiliki sifat antioksidan yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.

Oleh sebab itu, para peneliti juga ingin mengembangkan rempah-rempah menjadi obat untuk pasien hipertensi yang tidak mampu memberi obat-obatan umum.

Studi ini pun semakin menambahkan bukti penelitian sebelumnya mengenai manfaat kesehatan dari rempah-rempah pada tekanan darah tinggi.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa makan daun kari dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung. Karena, daun kari bisa meningkatkan aliran darah dan meningkatkan fungsi pembuluh darah. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui efek konsumsi daun kari pada penurunan tekanan darah tinggi.

Sementara itu, studi lain juga menemukan efek kurkumin pada kunyit bisa mengurangi tekanan darah sistolik, tetapi tidak bisa menurunkan tekanan darah diastolik.

Para peneliti dari satu studi menyimpulkan meta-analisis ini menunjukkan mengonsumsi kunyit dapat meningkatkan tekanan darah sistolik bila diberikan dalam jangka waktu lama. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi hasil ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Coba Rutin Makan Buah Plum Setiap Hari!

Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Coba Rutin Makan Buah Plum Setiap Hari!

Health | Senin, 18 Oktober 2021 | 15:54 WIB

Menakjubkan! Ini 9 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan Tubuh yang Harus Diketahui

Menakjubkan! Ini 9 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan Tubuh yang Harus Diketahui

Lifestyle | Minggu, 17 Oktober 2021 | 17:38 WIB

4 Manfaat Ketumbar Selain Jadi Bumbu Dapur, Rempah Ajaib untuk Kesehatan Tubuh

4 Manfaat Ketumbar Selain Jadi Bumbu Dapur, Rempah Ajaib untuk Kesehatan Tubuh

Lifestyle | Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:51 WIB

Terkini

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB