Studi CDC: Vaksin Covid-19 Pfizer Efektif 93 Persen Cegah Sakit Parah Pada Usia Remaja

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 21 Oktober 2021 | 09:10 WIB
Studi CDC: Vaksin Covid-19 Pfizer Efektif 93 Persen Cegah Sakit Parah Pada Usia Remaja
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Hasil penelitian dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 jenis Pfizer-BioNTech efektif hingga 93 persen terhadap pasien usia muda yang dirawat di rumah sakit akibat virus corona.

CDC mengatakan, kerja vaksin terlihat efektif pada pasien rawat inap berusia 12 sampai 18 tahun yang telah disuntik dua dosis vaksin Pfizer-BioNTech. Temuan penelitian tersebut, lanjut CDC, makin memperkuat pentingnya vaksinasi untuk melindungi kelompok muda AS dari virus corona.

Penelitian itu dilakukan dengan menganalisis tes negatif Covid-19 di 19 rumah sakit anak di 16 negara bagian, termasuk 179 pasien kasus yang dirawat di rumah sakit dan 285 orang lainnya masih kontrol rawat jalan.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).

CDC menemukan, dari 43 persen responden yang dirawat di unit perawatan intensif, 16 persen di antaranya selamat selama jalani rawat inap dan 2 persen pasien sakit kritis hingga meninggal. 

Dari 29 pasien yang sakit kritis juga dua kematian akibat Covid-19, semuanya pasien yang belum divaksinasi. Selain itu, 72 persen lainnya memiliki komorbid setidaknya satu, termasuk obesitas (68 persen).

CDC menunjukkan bahwa 46 persen anak-anak dan remaja AS berusia 12-15 tahun dan 54 persen remaja berusia 16-17 tahun telah divaksinasi penuh terhadap Covid-19. 

"Data ini menunjukkan bahwa peningkatan cakupan vaksinasi di antara kelompok ini dapat mengurangi kejadian Covid-19 yang parah di Amerika Serikat," kata CDV, dikutip dari Fox News.

Seiring meningkatnya aktivitas belajar di sekolah, CDC menekankan pentingnya langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi kejadian Covid-19 yang parah di kalangan remaja. 

"Karena itu vaksinasi sangat penting," kata para peneliti CDC.

Gedung Putih juga telah mengumumkan bahwa anak-anak berusia 5 hingga 11 tahun akan segera  bisa mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 jenis Pfizer/BioNTech dalam hitungan minggu ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, Indonesia Kembali Kedatangan Jutaan Vaksin Covid-19

Kabar Baik, Indonesia Kembali Kedatangan Jutaan Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:48 WIB

ITAGI Teliti Vaksin Booster yang Cocok di Indonesia

ITAGI Teliti Vaksin Booster yang Cocok di Indonesia

Lampung | Kamis, 21 Oktober 2021 | 06:05 WIB

Cek Fakta: Uni Eropa Akan Hentikan Program Vaksinasi Covid-19 Mulai Oktober, Benarkah?

Cek Fakta: Uni Eropa Akan Hentikan Program Vaksinasi Covid-19 Mulai Oktober, Benarkah?

News | Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:40 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB