Kasus Covid-19 Terlama, Seorang Penyintas Kanker Terinfeksi Virus Corona Hampir Setahun

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 08:43 WIB
Kasus Covid-19 Terlama, Seorang Penyintas Kanker Terinfeksi Virus Corona Hampir Setahun
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang penyintas kanker terinfeksi virus corona selama hampir satu tahun, atau lebih tepatnya 355 hari. Menurut laporan, ini adalah kasus Covid-19 terlama yang pernah dilaporkan.

Wanita berusia 47 tahun ini pertama kali dirawat di rumah sakit karena Covid-19 pada musim semi 2020 di National Institutes of Health (NIH), Maryland.

Setelah dilacak melalui tes Covid-19, wanita ini mengalami infeksi berulang dan gejalanya masih ada hingga membutuhkan oksigen tambahan di rumah.

Menurut laporan Live Science, meski tes Covid-19 sang wanita menunjukkan positif, tetapi tingkat virus di dalam tubuhnya hampir tidak terdeteksi selama berbulan-bulan setelah infeksi awal.

Kemudian, pada Maret 2021, tingkat virusnya melonjak lagi.

Ilustrasi pasien Covid-19. [Istimewa]
Ilustrasi pasien Covid-19. [Istimewa]

Peneliti pun mengumpulkan genom virus dari kedua waktu infeksi, kemudian membandingkannya. Hasilnya, sang wanita memang terinfeksi virus yang sama.

Artinya, sang wanita tidak terinfeksi ulang. Tetapi virus menetap di dalam tubuhnya selama hampir satu tahun.

SARS-CoV-2 memang bisa bertahan begitu lama di tubuh orang dengan sistem kekebalan terganggu, seperti pada kasus penyintas kanker limfoma ini.

Tiga tahun lalu, sang wanita mendapat pengobatan terapi sel T CAR untuk kanker limfomanya. Perawatan ini melemahkan sistem kekebalan dengan menghabiskan sebagian besar sel B-nya (sel pembentuk antibodi).

baca juga

Kasus Covid-19 terlama ini ditulis dan terbit sebagai pracetak di medRxiv, tetapi belum ditenjau oleh rekan sejawat.

Berdasarkan penulis laporan kasus ini, yakni seorang ahli virologi molekuler di NIH Elodie Ghedin, infeksi kronis Covid-19 jarang terjadi.

Tetapi hal ini dapat menyebabkan varian virus corona baru karena patogen memiliki lebih banyak waktu dan ruang untuk berkembang di dalam tubuh dengan sistem kekebalan yang lemah.

Setelah menjalani perawatan, akhirnya wanita ini sembuh dan sudah dites negatif sejak April 2021 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewat Hyatt Pink Ribbon Virtual Run 2021, Peduli Penyintas Kanker di Tengah Pandemi

Lewat Hyatt Pink Ribbon Virtual Run 2021, Peduli Penyintas Kanker di Tengah Pandemi

Press Release | Selasa, 28 September 2021 | 19:18 WIB

Onkoplasti Pascapengobatan, Bikin Kualitas Hidup Penyintas Kanker Meningkat

Onkoplasti Pascapengobatan, Bikin Kualitas Hidup Penyintas Kanker Meningkat

Kalbar | Kamis, 04 Maret 2021 | 09:44 WIB

Penyintas Kanker di PPU, Doa Jadi Kekuatan Irene Melawan Dua Kanker Ganas

Penyintas Kanker di PPU, Doa Jadi Kekuatan Irene Melawan Dua Kanker Ganas

Kaltim | Selasa, 01 Desember 2020 | 08:27 WIB

Terkini

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

×