Siapa Sangka, Perawatan Kesehatan Gigi dan Mulut Penting untuk Kesehatan Umum

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 11:41 WIB
Siapa Sangka, Perawatan Kesehatan Gigi dan Mulut Penting untuk Kesehatan Umum
Ilustrasi gigi. (Pixabay)

Suara.com - Menjaga kesehatan gigi dan mulut tidak hanya berdampak pada gigi putih dan bersih saja. Pakar mengatakan merawat kesehatan rongga mulut memiliki dampak bagi kesehatan umum.

Rongga mulut merupakan cermin dari kesehatan tubuh secara umum. Sebagian besar kelainan atau penyakit pada tubuh manusia dapat memberikan tanda dan atau gejala klinis pada rongga mulut. Lebih lanjut, penyakit mulut dapat berdampak pada kesehatan umum. Pola penyakit mulut sendiri sangat bervariasi tergantung profil risiko demografi termasuk faktor sosial-ekonomi dan lingkungan. Hal ini menjadikan ilmu penyakit mulut menjadi luas karena tidak hanya terkait rongga mulut saja.

Kompleksitas dan luasnya lingkup penyakit mulut ini mendorong para dokter gigi untuk memiliki kemampuan mendiagnosis yang baik sehingga dapat melakukan tata laksana yang sesuai dengan kelainan tersebut.

Prof. Dr. Yuniardini Septorini Wimardhani, drg., M.ScDent., dalam pidato pengukuhan guru besarnya yang berjudul “Rongga Mulut adalah Cermin Kesehatan Umum: Pengembangan Pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi di Bidang Ilmu Penyakit Mulut” menuturkan bahwa sebagai bagian dari sivitas akademik di perguruan tinggi, terdapat tanggung jawab untuk melakukan Tri Dharma perguruan tinggi dalam menjalankan tugas, terutama di bidang ilmu penyakit mulut.

Pengukuhan Yuniardini sebagai sebagai Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Penyakit Mulut diselenggarakan pada Sabtu (16/10) secara virtual. Acara ini disiarkan langsung melalui kanal YouTube Universitas Indonesia. Dalam 20 tahun lebih ia mengabdi sebagai dosen ilmu penyakit mulut FKG UI, Yuniardini telah menyumbang sebanyak 61 karya kekayaan Intelektual di bidang tersebut. Jenjang karirnya dalam bidang ilmu penyakit mulut berawal dari topik riset kanker mulut. Ia bahkan pernah mendapat penghargaan Young Investigator Award International Congress on Oral Cancer di Melbourne, Australia tahun 2004.

Bidang ilmu penyakit mulut yang kompleks memungkinkan bidang ini menjadi jembatan kedokteran gigi dan bidang kedokteran lainnya. Terlebih, dokter gigi membutuhkan data pasien yang komprehensif untuk dapat mendiagnosis penyakit jaringan lunak mulut dengan baik. Dalam upaya mencapai kompetensi tersebut, Fakultas Ilmu Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) merancang metode pembelajaran aktif menggunakan Problem Based Learning untuk menstimulasi mahasiswa memahami cara berfikir kritis dalam mendiagnosis dan melakukan tatalaksana sesuai kasus yang ditemukan. Metode ini didasari oleh penelitian mengenai pentingnya mengasah clinical reasoning untuk dapat mendiagnosis dan memberikan tatalaksana yang tepat, terutama kepada calon dokter gigi.

Yuniardini memaparkan pentingnya penelitian dan pengembangan bidang ilmu penyakit mulut. Pengembangan yang dimaksudnya dapat berupa pengembangan metode pembelajaran dan pengembangan penelitian pendidikan terkait penyakit mulut untuk pendidikan dokter gigi dan dokter gigi spesialis. Menurut Yuniardini, banyaknya jenis penyakit yang masuk dalam lingkup ilmu penyakit mulut membuat pengembangan penelitian, sebagai pilar Tri Dharma kedua, masih sangat diperlukan. Banyaknya kondisi atau penyakit di bidang mulut dengan insidensi sangat beragam, membuat pengalaman klinis setiap praktisi penyakit mulut berbeda-beda. Hal ini menjadikan penulisan artikel laporan kasus sangat bermanfaat untuk para sejawat di bidang kedokteran gigi.

Ia menekankan pentingnya kerja sama dan kolaborasi kegiatan pendidikan dan penelitian di bidang ilmu penyakit mulut dengan peneliti dan klinisi dari institusi di luar negeri sebagai upaya benchmarking internasionalisasi UI. Kerja sama ini dilakukan sekaligus untuk menambah wawasan riset dan jaringan kerja dengan praktisi ilmu penyakit mulut dari berbagai negara.

Dalam mengkaji topik riset di bidang ilmu penyakit mulut, katanya, FKG UI memiliki ketetapan tiga fokus riset yaitu: Innovation for Prevention, Diagnosis and Treatment in Dentistry; Oral health - Systemic Health Interaction dan Age and Life Course in Dentistry. “Penelitian di bidang penyakit mulut di masa yang akan datang masih terbuka luas untuk dikembangkan secara terstruktur dan terarah sesuai peta jalan penelitian, sehingga bermanfaat untuk masyarakat Indonesia,” ujarnya.

baca juga

Selain pendidikan dan penelitian, Tri Dharma yang tidak kalah penting adalah pengabdian masyarakat. Dengan berfokus pada Sustainable Development Goals (SDGs) good health and well being, FKG UI melaksanakan kegiatan program kreativitas mahasiswa (PKM) penyakit mulut. Kegiatan yang dilakukan mencangkup kegiatan untuk promosi kesehatan, pencegahan dan pelayanan kuratif kepada masyarakat.

Kegiatan ini banyak bersinergi dengan pengabdi dari bidang ilmu lain di UI, mahasiswa dan pemangku kepentingan di Indonesia. Setidaknya, dalam kurun waktu 4 tahun terakhir FKG UI telah menghasilkan 8 produk hak kekayaan intelektual terkait poster dan video edukasi kepada berbagai populasi masyarakat dan kader kesehatan Posyandu balita maupun lansia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Gigi Ini Ubah Konsep Klinik untuk Bikin Pasien Lebih Nyaman

Dokter Gigi Ini Ubah Konsep Klinik untuk Bikin Pasien Lebih Nyaman

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Sering Diabaikan, Masalah Sepele pada Gigi Ternyata Bisa Merusak Sistem Pencernaan

Sering Diabaikan, Masalah Sepele pada Gigi Ternyata Bisa Merusak Sistem Pencernaan

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Bukan Putih Mencolok, Putri Indonesia Agnes Rahajeng Tunjukkan Tren Veneer Natural Kian Digemari

Bukan Putih Mencolok, Putri Indonesia Agnes Rahajeng Tunjukkan Tren Veneer Natural Kian Digemari

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:52 WIB

Apa Warna Lipstik agar Gigi Terlihat Putih? Ini 4 Shade yang Direkomendasikan

Apa Warna Lipstik agar Gigi Terlihat Putih? Ini 4 Shade yang Direkomendasikan

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:03 WIB

Pasang Implan Gigi? Pahami 4 Risiko Komplikasi yang Wajib Diantisipasi

Pasang Implan Gigi? Pahami 4 Risiko Komplikasi yang Wajib Diantisipasi

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:56 WIB

Biaya Perawatan Gigi di Indonesia Termasuk Tertinggi di Asia Tenggara, Ternyata Ini Penyebabnya

Biaya Perawatan Gigi di Indonesia Termasuk Tertinggi di Asia Tenggara, Ternyata Ini Penyebabnya

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:36 WIB

RANS Resmi Melantai di BEI, Raffi - Gigi Raup Rp429,25 Miliar

RANS Resmi Melantai di BEI, Raffi - Gigi Raup Rp429,25 Miliar

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar

RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:18 WIB

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB

Terkini

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

×