Jangan Percaya, Ini 5 Mitos Penyembuhan dan Pemicu Flu!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 17:00 WIB
Jangan Percaya, Ini 5 Mitos Penyembuhan dan Pemicu Flu!
Ilustrasi flu, pilek. [Joseph Mucira/Pixabay]

Suara.com - Flu dan pilek adalah penyakit musiman yang sangat umum terjadi selama musim dingin. Flu musiman ini juga termasuk penyakit yang sangat menular, baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan orang terserang flu, seperti sistem kekebalan yang sedang lemah ketika musim dingin atau lainnya. Tapi, ada banyak mitos seputar penularan flu yang berkembang sejak lama dan masih dipercaya.

Berikut ini dilansir dari Express, beberapa mitos seputar penularan flu.

1. Bepergian dalam kondisi rambut basah

Kebanyakan orang tua dahulu percaya bahwa berpergian dalam kondisi rambut basah bisa menyebabkan masuk angin. Faktanya, berpergian dalam kondisi rambut basah tidak langsung menyebabkan flu.

Berpergian dengan rambut basah akan membuat tubuh terasa lebih dingin sehingga mengakibatkan stres pada sistem kekebalan tubuh. Saat hal itu terjadi, kuman infeksius yang ada dalam tubuh bisa bertahan. Hal inilah yang membuat pertahanan tubuh melemah, sehingga seseorang lebih mudah terserang flu.

Ilustrasi Flu. (Freepik.com)
Ilustrasi Flu. (Freepik.com)

2. Flu tidak akan menular jika tidak demam

Pilek dan flu adalah penyakit yang sangat menular. Jika Anda demam atau tidak demam sama sekali, hal ini tidak mempengaruhi penularan flu. Tingkat penularan flu tergantung pada sejumlah faktor.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), kebanyakan orang dewasa sehat bisa menginfeksi orang lain dengan virus flu sebelum menunjukkan gejalanya dan selama 5 hari setelah itu, baik Anda mengalami demam atau tidak.

3. Minum susu memperburuk flu

Minum susu tidak secara langsung memperburuk flu. Tapi, minum susu ketika flu bisa menyebabkan efek samping flu yang lebih parah 2 kali lipat. Karena, minum susu bisa menyebabkan dahak terasa lebih kental, sehingga Anda akan merasa lebih sesak.

Tetapi, minum susu tidak akan menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak dahak. Dokter sering merekomendasikan minum dan makan produk berbasis susu saat sakit, karena biasanya padat kalori.

4. Kurangi makan dan minum mempercepat proses penyembuhan flu

Saat Anda menderita pilek atau flu, pastikan tubuh tetap terhidrasi dan jangan menambah atau mengurangi jumlah asupan makan Anda. Walaupun flu biasanya menyebabkan hilangnya nafsu makan karena tubuh sedang tidak sehat.

Tapi, tidak memberi tubuh nutrisi yang tepat justru tidak akan menghasilkan apapun. Anda bisa konsumsi minuman panas untuk meningkatkan suhu di hidung dan mulut yang akan membantu membunuh virus lebih cepat.

5. Flu cepat hilang saat tubuh berkeringat

Banyak orang percaya membuat tubuh terasa lebih hangat hingga berkeringat akan membantu mempercepat penyembuhan flu. Tapi, para ahli medis mengatakan cara alami ini sepenuhnya salah. Anda justru harus membuat diri nyaman dan beristirahat ketika sakit. Karena, sistem kekebalan Anda yang akan melawan flu dengan sendirinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Suntik Vaksin Flu Bisa Cegah Infeksi Parah Virus Corona Covid-19

Studi Suntik Vaksin Flu Bisa Cegah Infeksi Parah Virus Corona Covid-19

Health | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 14:38 WIB

Bolehkah Suntik Booster Vaksin Covid-19 saat Flu? Ini Jawabannya

Bolehkah Suntik Booster Vaksin Covid-19 saat Flu? Ini Jawabannya

Health | Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:30 WIB

Virus Corona Ngamuk Di Inggris, Inikah Biang Keladinya?

Virus Corona Ngamuk Di Inggris, Inikah Biang Keladinya?

Health | Kamis, 21 Oktober 2021 | 11:30 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB