alexametrics

Jangan Percaya, Ini 5 Mitos Penyembuhan dan Pemicu Flu!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Jangan Percaya, Ini 5 Mitos Penyembuhan dan Pemicu Flu!
Ilustrasi flu, pilek. [Joseph Mucira/Pixabay]

Ada beberapa mitos penyembuhan dan pemicu flu, mulai dari bepergian dengan rambut basah hingga minum susu.

Suara.com - Flu dan pilek adalah penyakit musiman yang sangat umum terjadi selama musim dingin. Flu musiman ini juga termasuk penyakit yang sangat menular, baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan orang terserang flu, seperti sistem kekebalan yang sedang lemah ketika musim dingin atau lainnya. Tapi, ada banyak mitos seputar penularan flu yang berkembang sejak lama dan masih dipercaya.

Berikut ini dilansir dari Express, beberapa mitos seputar penularan flu.

1. Bepergian dalam kondisi rambut basah

Baca Juga: Studi Suntik Vaksin Flu Bisa Cegah Infeksi Parah Virus Corona Covid-19

Kebanyakan orang tua dahulu percaya bahwa berpergian dalam kondisi rambut basah bisa menyebabkan masuk angin. Faktanya, berpergian dalam kondisi rambut basah tidak langsung menyebabkan flu.

Berpergian dengan rambut basah akan membuat tubuh terasa lebih dingin sehingga mengakibatkan stres pada sistem kekebalan tubuh. Saat hal itu terjadi, kuman infeksius yang ada dalam tubuh bisa bertahan. Hal inilah yang membuat pertahanan tubuh melemah, sehingga seseorang lebih mudah terserang flu.

Ilustrasi Flu. (Freepik.com)
Ilustrasi Flu. (Freepik.com)

2. Flu tidak akan menular jika tidak demam

Pilek dan flu adalah penyakit yang sangat menular. Jika Anda demam atau tidak demam sama sekali, hal ini tidak mempengaruhi penularan flu. Tingkat penularan flu tergantung pada sejumlah faktor.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), kebanyakan orang dewasa sehat bisa menginfeksi orang lain dengan virus flu sebelum menunjukkan gejalanya dan selama 5 hari setelah itu, baik Anda mengalami demam atau tidak.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Terlama, Seorang Penyintas Kanker Terinfeksi Virus Corona Hampir Setahun

3. Minum susu memperburuk flu

Minum susu tidak secara langsung memperburuk flu. Tapi, minum susu ketika flu bisa menyebabkan efek samping flu yang lebih parah 2 kali lipat. Karena, minum susu bisa menyebabkan dahak terasa lebih kental, sehingga Anda akan merasa lebih sesak.

Tetapi, minum susu tidak akan menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak dahak. Dokter sering merekomendasikan minum dan makan produk berbasis susu saat sakit, karena biasanya padat kalori.

4. Kurangi makan dan minum mempercepat proses penyembuhan flu

Saat Anda menderita pilek atau flu, pastikan tubuh tetap terhidrasi dan jangan menambah atau mengurangi jumlah asupan makan Anda. Walaupun flu biasanya menyebabkan hilangnya nafsu makan karena tubuh sedang tidak sehat.

Tapi, tidak memberi tubuh nutrisi yang tepat justru tidak akan menghasilkan apapun. Anda bisa konsumsi minuman panas untuk meningkatkan suhu di hidung dan mulut yang akan membantu membunuh virus lebih cepat.

5. Flu cepat hilang saat tubuh berkeringat

Banyak orang percaya membuat tubuh terasa lebih hangat hingga berkeringat akan membantu mempercepat penyembuhan flu. Tapi, para ahli medis mengatakan cara alami ini sepenuhnya salah. Anda justru harus membuat diri nyaman dan beristirahat ketika sakit. Karena, sistem kekebalan Anda yang akan melawan flu dengan sendirinya.

Komentar