Tidak Semua Serangan Panik Memiliki Gejala yang Sama, Ketahui 3 Faktanya

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Minggu, 24 Oktober 2021 | 12:24 WIB
Tidak Semua Serangan Panik Memiliki Gejala yang Sama, Ketahui 3 Faktanya
Ilustrasi panik (Shutterstock)

Suara.com - Serangan panik merupakan gelombang ketakutan intens yang bisa melemahkan dan melumpuhkan. Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja dan terkadang orang tidak menyadarinya.

Ketakutan ekstrem ini sering menyerang secara tiba-tiba tanpa peringatan apa pun, dan terkadang tanpa pemicu yang jelas. Bahkan, serangan panik dapat terjadi ketika kita sedang santai atau tidur.

Tetapi, masih ada banyak kesalahpahaman tentang seperti apa serangan panik itu terlihat dan terasa.

Berdasarkan Healthline, berikut mitos seputar serangan panik yang sering terdengar di masyarakat.

1. Semua gejala serangan panik sama

Faktanya, gejala serangan panik bisa terasa berbeda pada setiap orang dan tergantung pada pengalaman pribadi.

Gejala umumnya memang berupa sesak napas, jantung berdebar kencang, merasa kehilangan kendali atau keamanan, sakit dada, mual, hingga pusing.

Tetapi ada banyak gejala berbeda dan ada kemungkinan juga hanya merasakan beberapa gejala umum tersebut.

Ada juga orang yang mengalami demam dan wajah memerah ketika akan mengalami serangan panik.

baca juga
Ilustrasi wanita panik. (Pexels/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi wanita panik. (Pexels/Andrea Piacquadio)

2. Serangan panik adalah reaksi berlebihan dan sengaja dibuat dramatis

Kenyatannya, serangan panik bukanlah sesuatu yang dapat dikendalikan. Meski belum diketahui secara pasti penyebab serangan panik, tetapi kondisi ini sering dipicu oleh peristiwa stres atau tekanan, penyakit mental, rangsangan yang tidak terduga atau perubahan lingkungan.

Alih-alih mendramatisir, orang yang mengalami serangan panik justru benci ketika mengalaminya dan merasa malu ketika terjadi di depan umum.

3. Hanya orang dengan diagnosis penyakit mental yang mengalami serangan panik

Sebenarnya, siapa saja bisa mengalami serangan panik. Bahkan, tanpa diagnosis penyakit mental.

Tetapi memang, beberapa orang memiliki risiko besar mengalami serangan panik apabila mengidap gangguan panik, gangguan kecemasan umum (GAD), dan gangguan stres pasca-trauma (PTSD).

Orang yang memiliki riwayat keluarga serangan panik, pelecehan atau trauma anak juga berisiko tinggi mengalami serangan panik.

Bagian tersulit dari serangan panik adalah menjelaskan apa yang terjadi, atau apa yang terjadi, kepada orang-orang sekitar.

Jadi, memahami serangan panik dan mempelajari cara terbaik untuk mendukung diri sendiri sangat membantu untuk mengatasi saat kondisi ini terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mudah Mengatasi Serangan Panik: Makan Permen Asam

Cara Mudah Mengatasi Serangan Panik: Makan Permen Asam

Health | Rabu, 29 September 2021 | 20:44 WIB

Punya Gejala Serupa, Ini Beda Serangan Jantung dan Serangan Panik

Punya Gejala Serupa, Ini Beda Serangan Jantung dan Serangan Panik

Health | Jum'at, 24 September 2021 | 13:57 WIB

Sempat Jeda Lama di Tengah Konser, Miley Cyrus Alami Serangan Panik di Panggung!

Sempat Jeda Lama di Tengah Konser, Miley Cyrus Alami Serangan Panik di Panggung!

Health | Rabu, 22 September 2021 | 16:58 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB