Cukup 30 Detik Menyiram Tubuh dengan Air Dingin Bisa Meningkatkan Kekebalan

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 25 Oktober 2021 | 15:12 WIB
Cukup 30 Detik Menyiram Tubuh dengan Air Dingin Bisa Meningkatkan Kekebalan

Suara.com - Di udara yang panas, tentu orang-orang akan lebih memilih mandi pakai air dingin. Tak cuma membuat badan lebih segar, studi menunjukkan bahwa mandi air dingin dapat memberi sejumlah manfaat.

Manfaat mandi pakai air dingin antara lain merangsang aliran darah, meningkatkan mood, meningkatkan kesehatan kulit dan rambut, dan banyak lagi.

Dikutip dari Insider, salah satu studi menunjukkan bahwa mandi air dingin bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Hal ini dikarenakan ketika tubuh terkena air dingin, Anda menghasilkan lebih banyak sel darah putih. Ini merupakan sel-sel yang digunakan tubuh Anda untuk melawan infeksi.

Sebuah studi tahun 2016 dari Belanda menemukan bahwa orang yang menambahkan mandi air dingin ke dalam rutinitas rutin mereka, secara statistik lebih kecil kemungkinannya untuk melaporkan penyakitnya sendiri.

Ilustrasi mandi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi mandi. (Sumber: Shutterstock)

Studi menunjukkan bahwa menambahkan hanya 30 detik air dingin (sekitar 50 °Fahrenheit) di akhir mandi air hangat sudah cukup untuk memberikan efek.

Di sisi lain, mandi air dingin merangsang reseptor saraf di kulit Anda, yang pada gilirannya merangsang aktivitas di otak Anda dan mungkin memiliki efek anti-depresi, kata Michele Green, MD , seorang dokter kulit.

Sebuah studi tahun 2008 menemukan bahwa peserta yang terkena air dingin mengalami kelegaan dari gejala depresi. Selain itu, penelitian tersebut menyatakan bahwa terapi air dingin tidak memiliki efek samping yang merugikan.

Namun, penelitian ini juga mencatat bahwa "studi yang lebih ketat akan diperlukan untuk menguji validitas hipotesis" bahwa air dingin dapat meredakan depresi.

Selain itu, jangan menganggap mandi air dingin sebagai pengganti obat antidepresan yang mungkin Anda konsumsi.

Meski belum ada penelitian skala besar tentang mandi pakai air dingin, tetapi beberapa penelitian awal terlihat menjanjikan. Tentunya lebih banyak penelitian berkualitas tinggi diperlukan untuk mendukung klaim soal mandir air dingin ini.

Di sisi lain, paparan air dingin juga dapat membawa risiko, jadi tanyakan kepada dokter Anda sebelum mencobanya, terutama jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu seperti penyakit jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti: Booster Vaksin Pfizer Mampu Meningkatkan Kekebalan Tubuh Pasien Kemoterapi

Peneliti: Booster Vaksin Pfizer Mampu Meningkatkan Kekebalan Tubuh Pasien Kemoterapi

Bali | Minggu, 24 Oktober 2021 | 22:53 WIB

7 Manfaat Sereh untuk Kesehatan, Bisa Jadi Obat Batuk hingga Melancarkan Haid

7 Manfaat Sereh untuk Kesehatan, Bisa Jadi Obat Batuk hingga Melancarkan Haid

Lifestyle | Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:23 WIB

Target 200 Juta di Akhir Tahun, Pemerintah Baru Berikan Vaksin Kedua ke 67 Juta Orang

Target 200 Juta di Akhir Tahun, Pemerintah Baru Berikan Vaksin Kedua ke 67 Juta Orang

News | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:13 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB