Mengguyur Tubuh Pakai Air Dingin Selama 30 Detik Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:09 WIB
Mengguyur Tubuh Pakai Air Dingin Selama 30 Detik Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh
Ilustrasi Mengguyur Tubuh Pakai Air Dingin. [Freepik]

Suara.com - Meski terdengar menakutkan, mandi air dingin bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, lho. Durasi yang dibutuhkan juga tidak lama, yakni hanya butuh selama 30 detik.

Tapi yang perlu diingat, aktivitas ini disarankan dilakukan di akhir kegiatan mandi agar mendapat manfaat kesehatan yang diharapkan.

Hal ini terungkap melalui penelitian, yang membuktikan air dingin bisa merangsang aliran darah, meningkatkan mood, serta meningkatkan kesehatan kulit dan rambut.

Sayangnya, penelitian ini tidak dilakukan dengan skala yang besar. Namun pada penelitian awal, hasilnya cukup menjanjikan.

Mengutip Insider, Sabtu (23/10/2021), disebutkan bahwa menyiram tubuh dengan air dingin saat dini hari akan membuat tubuh memproduksi sel darah putih lebih banyak. Sel darah putih sendiri sangat efektif untuk melawan infeksi kuman, bakteri, maupun virus.

Studi yang dilakukan pada 2016 di Belanda itu juga menemukan bahwa orang yang menambah air dingin dalam rutinitas mandinya, secara statistik sangat sedikit yang melaporkan terserang penyakit.

Adapun caranya, cukup dengan mengguyur badan selama 30 detik dengan air dingin, yang memiliki suhu sekitar 10 derajat Celcius.

Mandi air dingin ini dilakukan setelah mengguyur badan dengan air hangat sebelumnya, dan akan sangat memberikan efek kesehatan.

Selain itu, mandi air dingin juga ampuh merangsang reseptor di saraf kulit kepala, yang akhirnya akan merangsang aktivitas otak, sehingga efeknya terhindar dari depresi.

Hal ini sesuai dengan penelitian di 2008 yang menemukan bahwa peserta yang terkena air dingin mengalami kelegaan dari gejala depresi yang menghinggapinya. Bahkan terapi air dingin ini tidak ada efek samping yang merugikan tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian: Diet Ketat Bisa Bikin Langsing, Tapi Juga Memperlemah Kekebalan Tubuh

Penelitian: Diet Ketat Bisa Bikin Langsing, Tapi Juga Memperlemah Kekebalan Tubuh

Health | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 15:36 WIB

Kekebalan Alami Tanpa Vaksin, Apakah Cukup untuk Melindungi Dari Covid-19?

Kekebalan Alami Tanpa Vaksin, Apakah Cukup untuk Melindungi Dari Covid-19?

Health | Rabu, 20 Oktober 2021 | 10:52 WIB

7 Manfaat Madu Hitam, Termasuk Meningkatkan Vitalitas Pria Dewasa

7 Manfaat Madu Hitam, Termasuk Meningkatkan Vitalitas Pria Dewasa

Lifestyle | Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:00 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB