Dokter Ungkap Beda Kondisi Kanker Payudara Stadium 0 Sampai 4 Serta Metode Pengobatannya

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 27 Oktober 2021 | 12:28 WIB
Dokter Ungkap Beda Kondisi Kanker Payudara Stadium 0 Sampai 4 Serta Metode Pengobatannya
Ilustrasi kanker payudara

Suara.com - Payudara perempuan akan mengalami perubahan kondisi saat ditemukan adanya sel kanker.

Perubahan kondisi payudara sendiri dapat terjadi berbeda-beda pada tiap tingkat stadium kanker, mulai dari 0 hingga 4. 

"Kalau masih stadium 0, dia tidak ada benjolannya. Tapi ada luka di payudara yang tidak sembuh-sembuh. Ini kita harus hati-hati," kata dokter spesialis bedah dr. Iskandar, Sp.B(K). Onk dalam webinar Bulan Peduli Kanker Payudara yang diselenggaran Kementerian Kesehatan, Selasa (26/10/2021).

Ia menambahkan, jika pada payudara ada benjolan sel kanker kemungkinan telah masuk stadium 1.

Pada stadium awal, benjolan masih kurang dari 2 cm kemudian terus bertambah hingga berukuran 2 sampai 5 cm, berarti telah masuk stadium 2. 

"Dan kalau stadium 3 benjolannya sudah di atas 5 cm dan ada kelenjar getah bening. Tapi kalau benjolannya sudah ke mana-mana, misalnya menyebar ke tulang, itu sudah termasuk stadium 4," ucapnya.

Pengobatan yang diberikan kepada pasien kanker payudara sangat dipengaruhi dengan tingkat stadium.

Dokter Iskandar mengatakan, beberapa pilihan pengobatan kanker payudara meliputi, operasi, radiasi, kemoterapi, terapi hormonal, terapi target, dan yang terbaru imunoterapi.

Dokter akan menentukan metode pengobatan tergantung dari tingkat stadium kanker pasien tersebut. Menurut dokter Iskandar, pasien yang masih oada tingkat stadium awal, yakni 0 dan 1, kebanyakan tidak dilakukan kemotetapi.

baca juga

"Cukup operasi, radiasi, itu sudah cukup tanpa kemoterapi. Itulah fungsinya kita melakukan deteksi dini. Perlu kesadaran untuk masyarakat semua, kita sedini mungkin melakukan tindakan SADARI (periksa payudara sendiri)," ujarnya.

Pengobatan kemoterapi biasanya baru dilakukan pada pasien dengan tingkat stadium lanjut untuk mencegah sel kanker menyebar ke organ lain.

Diakui dokter Iskandar, kebanyakan pasien takut melakukan kemoterapi lantaran efek sampingnya yang bisa menyebabkan rambut rontok. 

"Tapi sebetulnya tidak semua. Obat kemo itu macam-macam, ada yang bisa membuat botak atau tidak. Itu tergantung dari jenis kemoterapinya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kendalikan Stres Upaya Cegah Kanker Payudara

Kendalikan Stres Upaya Cegah Kanker Payudara

Lampung | Rabu, 27 Oktober 2021 | 10:42 WIB

70 Persen Pasien Kanker Payudara Terlambat Diobati, Ini Himbauan Menkes Budi Gunawan

70 Persen Pasien Kanker Payudara Terlambat Diobati, Ini Himbauan Menkes Budi Gunawan

Sumbar | Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:15 WIB

Studi: Orang Yang Kesepian Lebih Sering ke Dokter

Studi: Orang Yang Kesepian Lebih Sering ke Dokter

Health | Selasa, 26 Oktober 2021 | 22:33 WIB

Terkini

Pertamina Ajak Anak Muda Jadi Penggerak Inovasi Indonesia di Momentum Sumpah Pemuda

Pertamina Ajak Anak Muda Jadi Penggerak Inovasi Indonesia di Momentum Sumpah Pemuda

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:37 WIB

Transjakarta Masih Rekayasa Operasional Imbas Demo Bundaran HI, 20 Rute Terdampak

Transjakarta Masih Rekayasa Operasional Imbas Demo Bundaran HI, 20 Rute Terdampak

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:35 WIB

4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah

4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ribuan Peserta Ikrarkan Sumpah Pemuda

Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ribuan Peserta Ikrarkan Sumpah Pemuda

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Respon Djarum Setelah Kantor Digeledah KPK Soal Dugaan Korupsi Bea Cukai

Respon Djarum Setelah Kantor Digeledah KPK Soal Dugaan Korupsi Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27 WIB

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap

Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Insidious: Out of the Further, Petualangan Baru Melintasi Dua Dimensi

Insidious: Out of the Further, Petualangan Baru Melintasi Dua Dimensi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya

Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Sering Makan Enak tapi Jarang Gerak? Anak Muda Juga Perlu Peduli Kolesterol

Sering Makan Enak tapi Jarang Gerak? Anak Muda Juga Perlu Peduli Kolesterol

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:17 WIB

×