Tubuh Mudah Kepanasan? Bisa Jadi Anda Mengalami Intoleransi Panas

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 28 Oktober 2021 | 07:05 WIB
Tubuh Mudah Kepanasan? Bisa Jadi Anda Mengalami Intoleransi Panas
Ilustrasi kepanasan (Shutterstock)

Suara.com - Cara manusia bereaksi terhadap panas bisa bermacam-macam. Dalam beberapa kasus, suhu panas bisa menyebabkan intoleransi panas, yang terjadi ketika tubuh menjadi terlalu panas karena kenaikan suhu di lingkungan sektarnya.

Dalam kasus yang lebih berat, panas ekstrem bisa menyebabkan penyakit akibat panas, seperti heat cramp, heat exhaustion, hingga heat stroke.

"Tubuh kita dirancang untuk berada pada suhu konstan. Kita (manusia) disebut homeotherms," jelas dokter darurat di Envision Healthcare, Erik D. Axene, MD.

Karenanya, sistem pengaturan tubuh kita harus mempertahankan suhu optimal konstan, yakni sekitar 37 derajat Celcius, yang sangat penting untuk sistem organ kita.

"Sayangnya, ketika berbagai kondisi kesehatan atau lingkungan ekstrem menghambat sistem pengaturan kita, kita dapat menjadi terlalu panas atau hipertermia," sambungnya, dilansir Health.

Ilustrasi panas matahari [shutterstock]
Ilustrasi panas matahari [shutterstock]

Salah satu tanda intoleransi panas adalah peningkatan kadar keringat. Namun, kondisi ini bisa berupa lebih dari sekadar keringat berlebih pada beberapa orang.

Meski bervariasi pada setiap orang, internis di ColumbiaDoctors Chantel Strachan, MD, menjelaskan beberapa tanda intoleransi panas yang umum:

  • Peningkatan produksi keringat
  • Pusing
  • Kelelahan berlebihan
  • Napas cepat
  • Peningakatn denyut jantung
  • Mual
  • Perubahan suasana hati
  • Sakit kepala
  • Konsentrasi berkurang

Tanda lainnya adalah, Anda bisa merasa kepanasan padahal yang lainnya tidak.

Ada beberapa kondisi yang membuat seseorang lebih sensitif terhadap lingkungan panas, membuat mereka tidak tahan panas, yakni:

baca juga
  • Penggunaan amfetamin atau stimulan lainnya
  • Kecemasan
  • Asupan kafein
  • Menopause
  • Terlalu banyak hormon tiroid

"Ada beberapa faktor risiko lain yang dapat membuat Anda lebih rentan terhadap intoleransi panas juga, seperti anak kecil, orang yang sudah tua, orang yang kurang bergerak, atau mengalami cedera tulang belakang yang membatasi sensivitas terhadap suhu," tandas Strachan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Goyang saat Kepanasan di Pinggir Laut, Thania Putri Onsu Gemesin Abis

Goyang saat Kepanasan di Pinggir Laut, Thania Putri Onsu Gemesin Abis

Entertainment | Minggu, 24 Oktober 2021 | 21:26 WIB

Potret Persimpangan Lampu Merah Punya Fitur Mewah, Tak Perlu Takut Lagi Kepanasan

Potret Persimpangan Lampu Merah Punya Fitur Mewah, Tak Perlu Takut Lagi Kepanasan

Otomotif | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:56 WIB

Top 5 SuaraJogja: Putri Diana Kepanasan di Keraton Jogja, Buya Syafii Komentari TWK KPK

Top 5 SuaraJogja: Putri Diana Kepanasan di Keraton Jogja, Buya Syafii Komentari TWK KPK

Jogja | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 12:50 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×