alexametrics

Ragu Suntik Vaksin Covid-19 saat Menstruasi? Simak Kata Ahli

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Ragu Suntik Vaksin Covid-19 saat Menstruasi? Simak Kata Ahli
Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)

Banyak orang ragu suntik vaksin Covid-19 karena khawatir akan perubahan menstruasi, berisiko sebabkan keguguran dan lainnya.

Suara.com - Ada beberapa jenis vaksin Covid-19 yang elah disetujui penggunaannya untuk melindungi diri dari virus corona Covid-19. Banyak orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 pun melaporkan sejumlah efek samping.

NHS mencatat bahwa beberapa wanita telah melaporkan adanya perubahan siklus menstruasi mereka setelah suntik vaksin Covid-19. Beberapa wanita lainnya juga melaporkan fase menstruasi yang lebih berat dari biasanya, menstruasi yang tertunda atau pendarahan tak terduga.

Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan (MHRA) dan para ahli lainnya, sekarang ini sedang memantau dan mengevaluasi laporan-laporan terkait perubahan menstruasi setelah suntik vaksin Covid-19.

"Bukti yang ada sekarang ini menunjukkan tidak ada hubungan antara masalah menstruasi atau pendarahan vagina yang tak terduga dengan vaksin Covid-19," kata NHS dikutip dari Express.

Baca Juga: Ahli Selidiki Varian Virus Corona Covid-19 AY.4.2, Berbahayakah?

Sejak program vaksinasi di Inggris mulai dilakukan, ada banyak laporan efek samping. Tapi, NHS menunjukkan bahwa laporan mengenai perubahan menstruasi setelah suntik vaksin Covid-19 tergolong rendah, mengingat jumlah wanita yang vaksinasi juga tidak banyak.

ilustrasi vaksinasi, vaksin Covid-19. [Envato Elements]
ilustrasi vaksinasi, vaksin Covid-19. [Envato Elements]

Badan kesehatan itu juga mencatat bahwa beberapa pasien wanita yang terinfeksi virus corona Covid-19 dan mengalami Long Covid-19 juga mengalami perubahan siklus menstruasi.

Para ahli pun menyarankan semua wanita untuk konsultasi dengan dokter, bila mengalami perubahan menstruasi yang tidak biasa, menstruasi yang bertahan lama, dan menstruasi dalam masa menopause ketika sudah vaksinasi.

Selain perubahan siklus menstruasi, banyak orang juga berpendapat bahwa vaksin Covid-19 bisa berdampak pada kesuburan. Tetapi faktanya, vaksin Covid-19 tidak mempengaruhi kesuburan atau mengurangi peluang wanita untuk hamil.

Menurut penelitian baru, banyak wanita yang terlibat dalam uji coba vaksin Covid-19 ini berhasil hamil. Karena itu, para ahli merekomendasikan ibu hamil tetap vaksin Covid-19 untuk melindungi mereka dari virus corona.

Baca Juga: Pria Ini Terinfeksi Virus Corona Dua Hari Sebelum Vaksin Covid-19, Kini Sudah Meninggal

Jika Anda sedang hamil dan belum vaksinasi, NHS mengatakan lebih baik Anda suntik vaksin Pfizer dan Moderna. Anda juga perlu mengingat bahwa Anda tidak akan tertular virus corona dan menularkannya ke bayi melalui ASI.

Bahkan, penelitian baru juga menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 tidak meningkatkan risiko keguguran. Jika Anda sudah mendapatkan dosis pertama vaksin Covid-19 tanpa mengalami efek samping serius, Anda bisa mendapatkan dosis kedua dari vaksin Covid-19 yang sama.

Selain itu, Anda pun masih bisa suntik vaksin Covid-19 dengan aman dalam kondisi menstruasi. Jadi, jangan ragu untuk suntik vaksin Covid-19 demi lindungi diri sendiri maupun orang di sekitar.

Komentar