CDC Memperbarui Nilai Batas Timbal pada Darah Anak-Anak Balita

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Minggu, 31 Oktober 2021 | 13:56 WIB
CDC Memperbarui Nilai Batas Timbal pada Darah Anak-Anak Balita
Ilustrasi timbal dalam darah. [Shutterstock]

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS telah menyesuaikan kembali nilai ambang batas kadar timbal yang dinilai tinggi dalam darah anak kecil pada Kamis (28/11/2021) kemarin.

Perubahan itu berlaku bagi anak-anak usia satu hingga lima tahun, lapor Live Science.

Dokter biasanya menggunakan metode Blood Lead Reference Value (BLRV) untuk mengukur kadar timbal, yang pengukurannya didasarkan pada jumlah mikrogram timbal per desiliter darah.

Selama 9 tahun terakhir, BLRV ditetapkan pada 5 g/dL, dan sekarang, CDC telah menurunkannya menjadi 3,5 g/dL.

Tujuan dari pengukuran timbal dalam darah anak adalah untuk mengetahui siapa yang paling berisiko terkena dampak negatif dari kadar timbal dalam darah.

Keracunan timbal. (Shutterstock)
Keracunan timbal. (Shutterstock)

CDC mengatakan anak-anak yang memiliki kadar timbal yang melebihi ambang batas harus menerima perawatan medis segera untuk mengurangi dampak kesehatan.

Umumnya, anak-anak dengan kondisi tersebut harus menjalani terapi khelasi, untuk mengurangi kadar timbal.

Selain itu, pejabat kesehatan juga seharusnya bertanggung jawab mengidentifikasi serta menghilangkan sumber paparan timbal di lingkungan anak-anak.

"Tindakan oleh CDC ini adalah pengingat betapa pentingnya bagi orang tua untuk meminta dokter memeriksa kadar timbal dalam darah (anak-anak mereka), sehingga orang tua dapat mengambil langkah untuk menjaga anak dari efek racun dan paparan timbal,' jelas sekretaris Kesehatan dan Layanan Masyarakat Xavier Becerra.

baca juga

Becerra menjelaskan bahwa anak-anak dapat menyerap timbal empat hingga lima kali lebih banyak daripada orang dewasa ketika terpapar sumber yang sama.

Paparan timbal dapat merusak otak anak yang sedang berkembang sekaligus memperlambat pertumbuhan serta perkembangan anak. Menyebbabkan masalah belajar, perilaku, pendengaran hingga bicara.

Sumber paparan timbal umumnya meliputi tanah yang terkontaminasi sumber timbal, misalnya hasil pertambangan, serta perhiasan, mainan, dan permen (seringnya diimpor) yang terkontaminasi.

"Selain itu, debu timbal dari tempat kerja yang di bawa ke rumah juga bisa menjadi sumber paparan," tulis CDC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbahaya Untuk Kesehatan, Cat Kayu Mengandung TImbal Mulai Ditinggalkan

Berbahaya Untuk Kesehatan, Cat Kayu Mengandung TImbal Mulai Ditinggalkan

Lifestyle | Minggu, 05 September 2021 | 16:25 WIB

Wacana Tokoh Turki Jadi Nama Jalan di Jakarta, Timbal Balik Jalan Soekarno

Wacana Tokoh Turki Jadi Nama Jalan di Jakarta, Timbal Balik Jalan Soekarno

Jakarta | Kamis, 29 April 2021 | 18:00 WIB

Timbal Balik Subsidi, Petani Banyumas: Pupuk Subsidi Kualitasnya Jelek

Timbal Balik Subsidi, Petani Banyumas: Pupuk Subsidi Kualitasnya Jelek

Jawa Tengah | Selasa, 12 Januari 2021 | 16:01 WIB

Terkini

Brand Finance 2026: BRI Pertahankan Posisi sebagai Merek Paling Bernilai di Indonesia

Brand Finance 2026: BRI Pertahankan Posisi sebagai Merek Paling Bernilai di Indonesia

Jabar | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Pengusaha Sulsel Terjepit! DPR: Industri Hari Ini Sudah Dicekik dari Semua Sisi

Pengusaha Sulsel Terjepit! DPR: Industri Hari Ini Sudah Dicekik dari Semua Sisi

Sulsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:41 WIB

BRI Kokoh Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Nilai Merek Tembus USD6,9 Miliar

BRI Kokoh Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Nilai Merek Tembus USD6,9 Miliar

Banten | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:38 WIB

Nilai Merek Capai USD6,9 Miliar, BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia Versi Brand Finance

Nilai Merek Capai USD6,9 Miliar, BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia Versi Brand Finance

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:36 WIB

3 Rekomendasi Masker dengan Kandungan Madu untuk Kulit Lembap dan Glowing

3 Rekomendasi Masker dengan Kandungan Madu untuk Kulit Lembap dan Glowing

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pengaruh Kolonial pada Kesastraan Sunda Abad 19 di Buku Semangat Baru

Pengaruh Kolonial pada Kesastraan Sunda Abad 19 di Buku Semangat Baru

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Perpres Terbit, Tarif Ojol Dikhawatirkan Naik

Perpres Terbit, Tarif Ojol Dikhawatirkan Naik

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:26 WIB

BGN Ingatkan Modus Penipuan Pembukaan Dapur SPPG, Pelaku Minta Uang untuk Percepatan Operasional

BGN Ingatkan Modus Penipuan Pembukaan Dapur SPPG, Pelaku Minta Uang untuk Percepatan Operasional

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Kabut Asap Sumsel Ganggu Penerbangan, Jarak Pandang Bandara Palembang 500 Meter

Kabut Asap Sumsel Ganggu Penerbangan, Jarak Pandang Bandara Palembang 500 Meter

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Review Film Crawlers: Aksi Matilda Lutz Melawan Invasi Ribuan Laba-Laba!

Review Film Crawlers: Aksi Matilda Lutz Melawan Invasi Ribuan Laba-Laba!

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:15 WIB

×