Kesehatan Mental Memburuk Selama Pandemi, Ide Bunuh Diri Semakin Meningkat

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Selasa, 02 November 2021 | 17:41 WIB
Kesehatan Mental Memburuk Selama Pandemi, Ide Bunuh Diri Semakin Meningkat
Ilustrasi Kesehatan Mental Memburuk Selama Pandemi. (pixabay.com / Anemone123)

Suara.com - Pandemi Covid-19 membawa dampak pada kesehatan mental, dengan gejala yang sangat kompleks. Di antaranya adalah kecemasan, insomnia, depresi, dan gangguan stres pasca trauma (PTSD).

Masalah kesehatan mental tak hanya menghampiri mereka yang terdampak Covid-19, tetapi juga seluruh masyarakat yang mengalami pembatasan sosial. Berada di rumah saja ternyata juga dapat memengaruhi kesehatan mental mereka, di mana mereka sangat tertekan dan mengalami kejenuhan.

Hal inilah yang diungkap oleh Dosen Akademi Keperawatan Karya Bakti Husada Agustiningsih, dalam acara Webinar Saintek Festival, bertajuk Self Healing and Raising Mental Health Awareness During Pandemic, beberapa waktu yang lalu.

Pada hasil penelitian yang dilakukan di tingkat dunia dan Indonesia, menunjukkan fakta bahwa di Amerika saja, ide bunuh diri pada remaja naik dari 17 persen pada tahun 2017, menjadi 37 persen selama pandemi Covid-19.

Selain itu, studi yang terjadi di Kanada mengungkap 18 persen remaja yang disurvei memiliki pemikiran untuk mengakhiri hidupnya, di mana sebelumnya pada tahun 2017 jumlah ini hanya sekitar 6 persen.

“Itu banyak sekali ide tentang bunuh diri pada remaja, mulai dari usia 12 sampai 18 tahun. Jadi di Amerika ide bunuh diri semakin meningkat selama pandemi,” ungkap Agustiningsih.

Di samping itu, penelitian lain dunia juga mengungkapkan, tingkat self harm (menyakiti diri sendiri) meningkat dari 32 persen menjadi 42 persen, setelah diberlakukan penutupan sekolah.

Selain itu, studi yang dilakukan di Indonesia juga mengalami hal yang sama. Di Surabaya, misalnya, kejadian bunuh diri diakibatkan oleh depresi gara-gara tujuh kali melakukan swab dan hasilnya yang positif.

“Walaupun di Amerika dan Kanada tidak diketahui (penyebabnya), tapi rata-rata diakibatkan karena depresi. Di Indonesia, ini alasannya karena tujuh kali swab dengan hasil positif. Tapi sebenarnya tidak mengalami gejala yang berarti, atau hanya gejala ringan,” ungkap Agustiningsih.

“Jadi di sini banyak sekali kejadian bunuh diri pada remaja yang diakibatkan karena depresi. (Tapi pertanyaannya, kenapa remaja bunuh diri? Di sistem otak itu ada zat amigdala, jadi ini sangat dominan pada remaja di mana ini berfungsi mengeluarkan emosi, dan juga menekan jiwanya,” lanjut Agustiningsih.

“Jadi karena emosionalnya besar, dan tekanannya semakin kuat, sehingga mengakibatkan depresi dan sulit dikendalikan. Dan ini yang mengakibatkan ide untuk bunuh diri,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IDI: Pandemi Bisa Jadi Endemi Jika Desember dan Januari Tak Ada Lonjakan Covid-19

IDI: Pandemi Bisa Jadi Endemi Jika Desember dan Januari Tak Ada Lonjakan Covid-19

News | Selasa, 02 November 2021 | 15:31 WIB

Kasus Covid-19 Menurun, PB IDI: Tenaga Kesehatan Kini Bisa Relaksasi dan Pulihkan Mental

Kasus Covid-19 Menurun, PB IDI: Tenaga Kesehatan Kini Bisa Relaksasi dan Pulihkan Mental

News | Selasa, 02 November 2021 | 15:18 WIB

Maruf Amin Klaim Penanganan Covid-19 di Indonesia Masuk Kategori Terbaik

Maruf Amin Klaim Penanganan Covid-19 di Indonesia Masuk Kategori Terbaik

News | Selasa, 02 November 2021 | 13:44 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB