Wamenkes Dante Ingatkan Bahaya Komplikasi Akibat Diabetes

Rabu, 03 November 2021 | 14:30 WIB
Wamenkes Dante Ingatkan Bahaya Komplikasi Akibat Diabetes
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono dalam jumpa pers virtual, (Ist)

Suara.com - Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia atau Wamenkes Dante Saksono Harbuwono mengatakan, masalah kesehatan diabetes tidak sekadar mengganggu kadar gula darah saja tapi juga dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang berbahaya.

"Bicara soal diabetes bicara yang jauh lebih besar dari angka yang diukur saat melakukan pemeriksaan gula darah, tetapi kita bicara komplikasi yang akan muncul di kemudian hari." ujar Wamenkes Dante dalam acara peluncuran Pusat Diaberes Terpadu Eka Hospital Pekanbaru dan Cibubur, Rabu (3/11/2021).

Wamenkes Dante mengatakan, angka penderita diabetes di Indonesia juga selalu meningkat setiap tahunnya. Misal di ibukota Jakarta saja, satu dari delapan orang di antaranya merupakan penderita diabetes.

Angka yang besar ini, kata lelaki yang juga berprofesi sebagai spesialis penyakit dalam tersebut, sangat mengkhawatirkan dan dapat menyebabkan terjadinya komplikasi masalah lainnya.

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Apalagi diabetes umumnya terjadi akibat masalah obesitas, di mana angka penderita obesitas di kota besar terus bertambah akibat gaya hidup tidak aktif atau sedentary lifestyle karena dimanjakan teknologi, dan enggan melakukan aktivitas fisik.

"Sehingga resistensi insulin itu meningkat. Komplikasi yang ditimbulkan, oleh adanya obesitas dan kemudian menjadi diabetes," tuturnya.

Resistensi insulin adalah insulin atau zat pemecah gula darah menjadi energi tidak bisa bekerja, sehingga gula dalam darah menumpuk dan tidak bisa digunakan.

Wamenkes Dante yang sebelumnya dikenal sebagai pakar diabetes itu menyebutkan, ada dua jenis komplikasi akibat diabetes yang harus diwaspadai yakni komplikasi akut dan komplikasi kronik.

"Komplikasi akut adalah berhubungan dengan peningkatan gula darah yang meningkat dengan waktu yang cepat," tutur Wamenkes Dante.

Baca Juga: Prevalensi Masalah Kesehatan Mental Kaum Muda Meningkat, Cegah dengan Langkah Ini

Sedangkan komplikasi kronik, yaitu komplikasi yang menganggu kinerja tubuh seperti memperberat kinerja ginjal, liver, pembuluh darah hingga jantung.

Sehingga kata Wamenkes Dante, penanganan diabetes yang utama adalah mencegah terjadinya komplikasi yang bisa membahayakan kinerja organ.

"Jadi mengobati pasien diabetes bukan seperti matematika, berdasarkan kadar gula darah. Tetapi ada campuran antara kadar gula darah dan komplikasi yang ditimbulkan, kebiasaan hidup, kebiasaan makan dan sebagainya," pungkas Wamenkes Dante.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI