Layanan Kesehatan Indonesia Masih Tertinggal Dibandingkan Negara Lain di Asia

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 04 November 2021 | 15:58 WIB
Layanan Kesehatan Indonesia Masih Tertinggal Dibandingkan Negara Lain di Asia
Ilustrasi layanan kesehatan. (Shutterstock)

Suara.com - Indonesia masih cukup tertinggal dibandingkan negara Asia lain dalam hal penyediaan akses layanan kesehatan. Bukan hanya dari segi kuantitas, tapi juga kualitas.

Hal tersebut yang bisa jadi salah satu pemicu masyarakat Indonesia memilih jalani pengobatan di luar negeri.

“Beberapa permasalahan yang ada saat ini, antara lain akses pelayanan kesehatan di Indonesia masih tertinggal di Asia. Salah satunya dengan jumlah 1,18 tempat tidur per 1.000 penduduk dibandingkan negara lain sebanyak 3,3 tempat tidur per 1000 penduduk," kata Ketua YKI Koord. Jawa Tengah dr. Eko Adhi Pangarsa, Sp.PD-KHOM., dalam webinar 'Orkestrasi penanganan kanker di Indonesia: Pasien merupakan subyek penting dalam pelayanan berkualitas', Kamis (4/11/2021).

"Dari data yang ada, terjadi pengeluaran dana sebesar 11,5 miliar USD ke luar negeri untuk pengobatan dan kanker merupakan alasan kedua WNI berobat ke luar negeri," imbuhnya.

Terkait dengan penyakit kanker, sekitar 70 persen kasus kanker baru didiagnosis pada stadium lanjut. Selain itu, menurut dokter Eko, sampai saat ini pelayanan kanker juga belum memiliki standar kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang cukup. Juga rumah sakit yang bisa melayani pasien kanker belum merata di setiap daerah.

"Peran serta Pemerintah Pusat sangat diperlukan, antara lain dengan membentuk regulasi-regulasi yang mengatur sistem kerja tata kerja organisasi penyelenggara layanan kesehatan kanker, tatakerja dalam organisasi profesional pemberi layanan, serta untuk membentuk sebuah badan negara pengendalian kanker nasional sesuai rekomendasi WHO dengan program National Cancer Control," paparnya.

Selain itu, perlu adanya pengembangan jejaring layanan kanker agar terciptanya sistem nasional yang optimal. Menurut dokter Eko, dibutuhkan peran serta Pemerintah Daerah juga dalam membuat kebijakan dan strategi pengendalian kanker, berupa pencegahan dan penanggulangan penyakit melalui peningkatan upaya skrining dan deteksi dini, selain tentunya penguatan fasilitas kesehatan

"Upaya penguatan deteksi dini ini harus kita pikirkan. Sehingga minat masyarakat juga makin tinggi untuk melakukan screening dan deteksi dini. Penguatan JKN dalam upaya deteksi dini juga sangat diperlukan, agar rakyat semakin mudah melakukan screening kanker," tuturnya.

Sistem deteksi dini tersebut tentu berkaitan dengan terapi yang dijalankan dan biaya yang diperlukan. Jika deteksi dini semakin banyak dilakukan, harapannya dalam jangka panjang kasus kanker stadium lanjut di Indonesia akan menurun kejadiannya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RS Kanker Dharmais Perkenalkan Layanan Baru Terapi Seluler Untuk Pasien Leukemia Dewasa

RS Kanker Dharmais Perkenalkan Layanan Baru Terapi Seluler Untuk Pasien Leukemia Dewasa

Health | Rabu, 03 November 2021 | 17:46 WIB

Penyakit Flu Mengintai di Musim Hujan, Ini Cara Mengobatinya

Penyakit Flu Mengintai di Musim Hujan, Ini Cara Mengobatinya

Bogor | Rabu, 03 November 2021 | 13:16 WIB

Dari Seluruh Indonesia, Asosiasi Dinkes Soroti Penguatan Fasyankes Pascapandemi Covid-19

Dari Seluruh Indonesia, Asosiasi Dinkes Soroti Penguatan Fasyankes Pascapandemi Covid-19

Jogja | Rabu, 03 November 2021 | 10:15 WIB

Terkini

Mulai Dibahas, Pemberian Insentif untuk Mobil Hybrid Bakal Diusulkan Tahun Ini

Mulai Dibahas, Pemberian Insentif untuk Mobil Hybrid Bakal Diusulkan Tahun Ini

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Harga Emas Antam Masih Terus Naik Jadi Rp2,57 Juta/Gram

Harga Emas Antam Masih Terus Naik Jadi Rp2,57 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Cara Pakai Tinted Sunscreen Wardah yang Benar, Cukup 2 Jari

Cara Pakai Tinted Sunscreen Wardah yang Benar, Cukup 2 Jari

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter

Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Laba SIG Meroket 471 Persen, Tata Kelola Perusahaan Terus Dipacu

Laba SIG Meroket 471 Persen, Tata Kelola Perusahaan Terus Dipacu

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Mentan Duga Ada Pihak yang Permainkan Harga Ayam

Mentan Duga Ada Pihak yang Permainkan Harga Ayam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Demo di Monas, Tugu Tani, dan DPR: Simak Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Hari Ini

Demo di Monas, Tugu Tani, dan DPR: Simak Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Melemah Rp18.187, Harga Minyak dan Sentimen The Fed Jadi Biang Kerok

Kurs Rupiah Hari Ini Melemah Rp18.187, Harga Minyak dan Sentimen The Fed Jadi Biang Kerok

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Viral PT KAI Dicibir Pakai AI untuk Desain Livery Gerbong Kereta, Jari Anime Ada 6

Viral PT KAI Dicibir Pakai AI untuk Desain Livery Gerbong Kereta, Jari Anime Ada 6

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Aset Kripto dalam Perspektif Syariah, Benarkah Bisa Jadi Instrumen Investasi?

Aset Kripto dalam Perspektif Syariah, Benarkah Bisa Jadi Instrumen Investasi?

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:35 WIB

×