Berbeda dari yang Lainnya, Mengapa Vaksin Influenza Justru Punya Efektivitas Rendah?

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 09 November 2021 | 16:25 WIB
Berbeda dari yang Lainnya, Mengapa Vaksin Influenza Justru Punya Efektivitas Rendah?
Ilustrasi vaksin flu. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Berbeda dari kebanyakan jenis vaksin, misalnya vaksin MMR yang 97% efektif mencegah campak, 88% mencegah gondok, dan 97% melawan rubella, vaksin influenza hanya memiliki keefektivan 40% hingga 60%.

Bahkan, terkadang efektivitasnya turun hingga 10%. Mengapa demikian?

Hal itu 'bermuara' pada mutasi virus influenza yang cukup cepat dan ketidakpastian strain mana yang lebih banyak menular selama musim flu bergulir, lapor Live Science.

Selain itu, kekurangan vaksin juga kemungkinan berasal dari cara pembuatannya dan bagian apa dari virus influenza yang menjadi target vaksin.

Meski begitu, vaksin influenza masih menawarkan perlindungan yang cukup sehingga masyarakat perlu mendapatkannya setiap tahun ketika musim flu datang.

Cara meningkatkan vaksin flu

ilustrasi vaksinasi Covid-19. [Envato]
ilustrasi vaksinasi flu [Envato]

Banyak ilmuwan saat ini sedang mengerjakan vaksin flu baru dengan tujuan memberikan perlindungan yang lebih banyak, meski beberapa sebenarnya tidak perlu diperbarui setiap tahun.

Seperti para peneliti di Universitas Stanford. Mereka sedang mengembangkan vaksin flu yang menargetkan stem HA (bagian batang dari protein HA pada virus influenza).

Meski protein HA bermutasi tanpa henti, bagian batangnya terlihat sama pada banyak strain influenza dan tidak berubah dari tahun ke tahun. Jadi, menargetkan stem HA ini dapat menawarkan perlindungan terhadap beberapa strain virus tanpa perlu memperbarui vaksin.

baca juga

Sementara itu, peneliti lain juga mencoba membuat vaksin flu agar bisa digunakan dalam spektrum luas. Mereka menargetkan protein lainnya pada permukaan virus influenza, yang disebut neuraminidase.

Menambahkan ajuvan khusus, atau bahan yang meningkatkan sistem kekebalan, ke vaksin flu juga memperluas respons antibodi tubuh. Artinya, dapat meningkatkan perlindungan vaksin flu.

Beberapa pembuat vaksin Covid-19, Moderna dan Pfizer, juga sedang menguji vaksin flu yang menggunakan molekul genetik disebut mRNA, sebagai dasarnya.

Dibandingkan dengan vaksin telur, yang membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk diproduksi, vaksin mRNA dapat dibuat dengan sangat cepat dan tidak memerlukan sampel virus hidup.

Tetapi untuk saat ini, vaksin flu yang masih tersedia merupakan pilihan terbaik untuk melindungi diri dari virus influenza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

INFOGRAFIS : 5 Manfaat Suntik Vaksin Flu untuk Kesehatan!

INFOGRAFIS : 5 Manfaat Suntik Vaksin Flu untuk Kesehatan!

Infografis | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 17:36 WIB

Studi Suntik Vaksin Flu Bisa Cegah Infeksi Parah Virus Corona Covid-19

Studi Suntik Vaksin Flu Bisa Cegah Infeksi Parah Virus Corona Covid-19

Health | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 14:38 WIB

Selain Cegah Flu, Ini 5 Manfaat Kesehatan dari Suntik Vaksin Flu!

Selain Cegah Flu, Ini 5 Manfaat Kesehatan dari Suntik Vaksin Flu!

Health | Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:38 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×