Biar Waktu Tidur Tidak Terganggu, Hindari Konsumsi Kafein di Sore dan Malam Hari

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 11 November 2021 | 14:15 WIB
Biar Waktu Tidur Tidak Terganggu, Hindari Konsumsi Kafein di Sore dan Malam Hari
Minum Kopi (Envato)

Suara.com - Kafein merupakan stimulan yang dapat meningkatkan kewaspadaan. Zat ini memblokir reseptor adenosin penyebab kantuk, yang menjadi alasan kopi mampu membuat Anda terus terjaga.

Stimulan ini memengaruhi tubuh dengan sangat cepat, yang mencapai tingkat puncaknya dalam waktu 30 hingga 60 menit. Pengaruhnya bisa bertahan tiga hingga lima jam.

Menurut American Academy of Sleep Medicine, kopi menyumbang 54% asupan kafein di dunia, sementara teh 43%.

Pengaruh Negatif Kafein terhadap Tidur

Kafein dapat menganggu tidur. Efek yang paling jelas adalah dapat membuat Anda sulit untuk tertidur.

Satu studi menemukan bahwa kafein dapat menunda waktu jam tubuh, dan dampaknya total waktu tidur Anda akan berkurang.

Ilustrasi wanita sedang meminum kopi. (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi wanita sedang meminum kopi. (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Efek buruk kafein bisa terjadi ketika Anda mengonsumsinya di sore atau malam hari. Satu studi menemukan, mengonsumsi kafein 6 jam sebelum tidur akan mengurangi total waktu tidur sebanyak satu jam.

Dampak ini bisa lebih kuat pada orang tua. Sebab, tubuh mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk memproses kafein.

Jika mengonsumsinya dalam dosis, kafein dapat menyebabkan efek samping:

  • Diare
  • Berkeringat
  • Mual
  • Peningkatan denyut jantung
  • Tingkat pernapasan meningkat
  • Tremor otot

Sementara gejala penarikan bisa terjadi ketika Anda berhenti mengonsumsi kafein setelah melakukannya secara rutin dalam waktu lama. Gejalanya termasuk:

  • Sakit kepala
  • Kantuk
  • Tingkat energi rendah
  • Suasana hati yang buruk

Tetapi, kafein dapat meningkatkan konsentrasi, kewaspadaan, dan energi. Sehingga cocok dikonsumsi di pagi hari. Hindari meminumnya di sore dan malam hari.

Anda harus membatasi asupan kafein, yakni tidak lebih dari sekitar 300 mg hingga 400 mg per hari. Ini setara dengan sekitar tiga hingga empat cangkir kopi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keduanya Punya Kandungan Kafein, Lebih Sehat Mana Ngopi atau Ngeteh?

Keduanya Punya Kandungan Kafein, Lebih Sehat Mana Ngopi atau Ngeteh?

Video | Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:05 WIB

Sama-sama Mengandung Kafein, Lebih Baik Mana Kopi atau Teh?

Sama-sama Mengandung Kafein, Lebih Baik Mana Kopi atau Teh?

Lifestyle | Senin, 11 Oktober 2021 | 19:03 WIB

Berhenti Konsumsi Kafein setelah Kecanduan Bisa Memicu Sakit Kepala, Kok Bisa?

Berhenti Konsumsi Kafein setelah Kecanduan Bisa Memicu Sakit Kepala, Kok Bisa?

Health | Sabtu, 18 September 2021 | 17:50 WIB

Terkini

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB