Indonesia Telah Suntikkan 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Vaksinolog: Bukti Vaksin Aman

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 12 November 2021 | 12:33 WIB
Indonesia Telah Suntikkan 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Vaksinolog: Bukti Vaksin Aman
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Pemerintah Indonesia telah menyuntikkan lebih dari 200 juta dosis vaksin Covid-19 sejak Januari 2021. Hingga saat ini, minim laporan terkait kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) atau efek samping serius akibat vaksin tersebut.

Dikatakan vaksinolog dr. Dirga Sakti Rambe, Sp.PD., bahwa hal itu menjadi bukti kalau vaksin Covid-19 aman dan bekerja dengan baik.

"200 juta dosis lebih yang kita gunakan di Indonesia, jadi vaksin terbukti aman dan efektif. Tinggal kita lihat keluarga, teman, tetangga yang divaksinasi. Alhamdulillah vaksin aman, efektif," kata dokter Dirga dalam dialog virtual Satgas Covid-19, Kamis (11/11/2021).

Fakta tersebut sekaligus menangkal segala hoaks mengenai informasi salah tentang vaksin Covid-19, imbuh dokter Dirga. Perkembangan zaman yang serba digital, memang sulit terhindar dari paparan hoaks.

Menurut dokter Dirga, fenomena hoaks tentang vaksin Covid-19 sebenarnya juga terjadi di banyak negara lain.

"Kita tidak boleh kalah, harus terus melawan. Makanya pada saat pandemi ini, para dokter, ilmuwan sains, semua berbondong-bondong. Jadi bukan cuma mengurus pasien di rumah sakit, tapi juga di laboratorium," ujarnya.

Sementara itu, tugas pemerintah, media massa juga masyarakat untuk terus menyebarkan informasi yang benar terkait vaksin Covid-19. Terutama keoada kelompok lanjut usia (lansia).

"Salah satu kendala vaksinasi pada lansia adalah masih banyaknya hoaks yang beredar," ucap dokter spesialis penyakit dalam tersebut.

Anggapan yang masih keliru di masyarakat terkait vaksin Covid-19, salah satunya, menganggap lansia tidak perlu divaksinasi karena tidak banyak keluar rumah. Dokter Dirga menegaskan bahwa meski mobilitasnya rendah, tapi lansia masih berisiko tertular dari anggota keluarga yang tinggal satu rumah dan aktif kegiatan di luar.

baca juga

"Selain itu, ada anggapan kalau lansia pasti penyakitnya sudah banyak, kemudian sisa hidupnya gak lama, jadi ngapain vaksinasi. Itu pemahaman yang salah. Justru karena lansia, kita masih lindungi. Dan kalau memiliki penyakit diabetes, darah tinggi, dan yang lain, harus kita lindungi dengan vaksinasi," tuturnya.

Lansia menjadi kelompok berisiko tinggi alami kematian jika terinfeksi Covid-19. Oleh sebab itu, bukan hanya di Indonesia, tapi banyak negara juga menempatkan lansia sebagai prioritas pertama vaksinasi Covid-19.

"Bahkan vaksin booster nanti prioritas untuk lansia. Kedua, tidak ada batasan usia. Jadi bukan karena sudah lansia umur 80, 90 tahun, maka tidak boleh vaksinasi. Kita sudah buat kriteria kapan boleh dan tidak boleh divaksinasi, batasannya bukan usia, tapi kriteria secara medis," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lansia dengan Penyakit Kronis Tak Boleh Divaksinasi? Ini Kata Kemenkes

Lansia dengan Penyakit Kronis Tak Boleh Divaksinasi? Ini Kata Kemenkes

Health | Jum'at, 12 November 2021 | 05:05 WIB

Peneliti Inggris Menemukan Cara agar Vaksin Covid-19 Selanjutnya Memiliki Aksi Ganda

Peneliti Inggris Menemukan Cara agar Vaksin Covid-19 Selanjutnya Memiliki Aksi Ganda

Health | Kamis, 11 November 2021 | 19:30 WIB

Vaksin Covid-19 Aman dan dapat Melindungi Penderita Kanker dari Infeksi Parah

Vaksin Covid-19 Aman dan dapat Melindungi Penderita Kanker dari Infeksi Parah

Health | Kamis, 11 November 2021 | 17:31 WIB

Terkini

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:51 WIB

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:50 WIB

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Video | Minggu, 01 November 2026 | 20:31 WIB

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 20:30 WIB

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:20 WIB

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 20:10 WIB

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Banten | Minggu, 01 November 2026 | 20:02 WIB

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:01 WIB

×