Sumber Makanan yang Bikin Sendi Kaku dan Berita Terpopuler Lainnya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Minggu, 14 November 2021 | 19:28 WIB
Sumber Makanan yang Bikin Sendi Kaku dan Berita Terpopuler Lainnya
Ilustrasi sendi kaku. [Shutterstock/Dirima]

Suara.com - Seringkali orang mengeluhkan mengalami sendi kaku saat melakukan sejumlah aktivitas. Tapi, mereka tidak sadar bahwa ada sejumlah sumber makanan yang membuat mereka mengalami sendi kaku.

Sementara itu, update Covid-19 Dunia Hari ini menunjukkan bahwa Eropa kini jadi pusat pandemi. Menteri Kesehatan Jerman didesak untuk menerapkan lockdown. Dua kabar tadi merupakan berita terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut berita terpopuler lainnya.

1. Alami Sendi Kaku, Hindari Empat Sumber Makanan Ini

Ilustrasi sendi kaku.
Ilustrasi sendi kaku.

Sendi merupakan bagian yang menghubungkan tulang yang membantu tubuh bergerak. Jumlah sendi setiap orang berbeda-beda. Setidaknya ada sekitar 250 hingga 350 sendi yang menghubungkan tiap tulang.

Nah, salah satu penyakit sendi yang sering dialami tiap orang adalah sendi kaku. Penyebab sendi kaku ini adalah terjadi adanya peradangan, kerusakan, hingga otot dan tulang. Hal ini disebabkan terjadinya cedera atau saat bangun dari tidur. Bahkan, ketika bangun di pagi hari, sendi kaku inilah yang membuat seseorang sulit untuk bergerak.

Baca selengkapnya

2. 4 Makanan Ini Disebut Ampuh Atasi Masalah Sendi Kaku, Apa Saja?

Ilustrasi sendi kaku. (Shutterstock)
Ilustrasi sendi kaku. (Shutterstock)

Pola asupan makanan yang baik sangat memengaruhi kesehatan Anda. Terutama jika mengalami beberapa penyakit yang perlu diatasi lewat sumber makanan sehat.

Salah satu penyakit yang sering dialami orang adalah sendi kaku. Penyebab sendi kaku ini terjadi adanya peradangan sendi, kerusakan sendi, hingga otot dan tulang. Umumnya, sendi kaku terjadi karena cedera atau bangun tidur di pagi hari, sehingga masalah sendi ini membuat seseorang sulit untuk bergerak.

Baca selengkapnya

3. Update Covid-19 Dunia Hari Ini: Eropa Jadi Pusat Pandemi, Menkes Jerman Desak Lockdown

Ilustrasi wabah virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi wabah virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Update kasus Covid-19 dunia hingga hari ini, Minggu, 14 November 2021 bertambah 423.440 dalan sehari.

Hampir setengah dari kasus baru tersebut hanya tersebar di wilayah Eropa.

Baca selengkapnya

4. Australia Akan Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 12 Tahun ke Bawah Mulai Januari 2022

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Aktif Covid-19 di Sukabumi Tinggal Satu Orang

Kasus Aktif Covid-19 di Sukabumi Tinggal Satu Orang

Jabar | Minggu, 14 November 2021 | 19:18 WIB

Australia Akan Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 12 Tahun ke Bawah Mulai Januari 2022

Australia Akan Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 12 Tahun ke Bawah Mulai Januari 2022

Health | Minggu, 14 November 2021 | 19:17 WIB

Update: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 339 Jadi 4.250.855 Orang

Update: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 339 Jadi 4.250.855 Orang

News | Minggu, 14 November 2021 | 19:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB