Orangtua, Begini Cara Merawat Kulit Bayi Baru Lahir

Risna Halidi

Senin, 15 November 2021 | 17:05 WIB
Orangtua, Begini Cara Merawat Kulit Bayi Baru Lahir
Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)

Suara.com - Kulit bayi baru lahir sangat sensitif terhadap banyak hal seperti cuaca, bahan pakaian, detergent dan produk perawatan bayi yang bisa saja berisiko untuk kulit bayi.

Jenis kulit bayi yang sensitif membuat kulit mereka lebih rentan terhadap infeksi dan alergi dibandingkan orang dewasa.

Dilansir dari news18.com, ada lima hal yang perlu kamu ketahui dalam merawat kulit bayi yang baru lahir. Berikut daftarnya:

1. Periksa Label
Salah satu hal penting saat berbelanja produk perawatan bayi adalah memeriksa label kemasan. Lihat label kemasan tersebut, apakah memiliki bahan yang tidak aman, seperti sulfates, silicon, pewangi buatan atau paraben jika hal tersebut ada dalam produknya sebaiknya dijauhkan.

2. Mandi dengan Benar
Cara orangtua memandikan bayi akan memengaruhi kondisi kulit mereka. Coba mandikan bayi dengan menggunakan air hangat, sabun, shampoo dan body wash khusus bayi. Jauhi penggunaan produk kimia. Hal tersebut bisa memengaruhi kulit bayimu.

3. Moisturizing itu Penting
Kulit lembut yang dimiliki oleh tubuh bayimu biasanya akan mempertahankan kelembapannya sendiri sehingga ada baiknya jika gunakan moisturize pada bayimu setelah selesai mandi. Oleskan lotion di musim panas dan musim hujan untuk menghindari ruam dan kekeringan.

4. Pijat
Memijat badan bayi tidak hanya membuat kulit bayi menjadi lembut, tetapi juga menumbuhkan ikatan atau hubungan dengan anak. Kamu dapat mencari produk yang mengandung minyak kelapa murni, vitamin E atau minyak almond yang ringan untuk anak bayi agar menjaga kelembapan kulit bayimu.

5. Menjaga Kebersihan dengan Mengurangi Penggunaan Bahan Kimia
Bahan kimia yang keras dalam detergent atau produk perawatan lainnya mungkin akan membuat kulit bayi iritasi. Kamu bisa menggantinya dengan detergent ringan yang tidak meninggalkan residu pada barang setelah dicuci. Pilihlah detergent yang tidak memiliki aroma atau bahan lain yang bisa baik untuk kulit bayi.

Itulah 5 cara merawat kulit bayi baru lahir. (Maria Mery Cristin Nainggolan)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Temukan Infeksi Jamur Hitam pada Pasien Demam Berdarah

Dokter Temukan Infeksi Jamur Hitam pada Pasien Demam Berdarah

Health | Senin, 15 November 2021 | 14:56 WIB

Pengertian Skin Barrier dan Manfaat Melindungi Kulit dari Sinar UV Hingga Kimia

Pengertian Skin Barrier dan Manfaat Melindungi Kulit dari Sinar UV Hingga Kimia

Sulsel | Senin, 15 November 2021 | 11:08 WIB

Kontaminasi Makanan Bisa Sebabkan Demam Tifoid, Ini Cara Menghalanginya

Kontaminasi Makanan Bisa Sebabkan Demam Tifoid, Ini Cara Menghalanginya

Health | Jum'at, 12 November 2021 | 16:59 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×