Apa yang Menyebabkan Seseorang Harus Lakukan Operasi Jantung Ulang?

Risna Halidi

Rabu, 17 November 2021 | 08:44 WIB
Apa yang Menyebabkan Seseorang Harus Lakukan Operasi Jantung Ulang?
Ilustrasi operasi jantung (Elements Envato)

Suara.com - Operasi merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk memperbaiki masalah jantung. Hanya saja, beberapa pasien jantung harus melakukan operasi ulang atau rekonstruksi.

Dikatakan oleh Dokter Spesialis Bedah Jantung, Thoraks dan Vaskular, dr. Dicky Aligheri Wartono, operasi jantung ulang sangat umum dilakukan pada pasien jantung berumur panjang.

Ini terjadi karena keberhasilan operasi jantung terdahulu harus terus diperbaiki, atau harus penggantian katup yang mengalami kerusakan. Selain itu, ada masalah jantung lain yang kerap diperlukan untuk operasi jantung ulang seperti perbaikan katup jantung, operasi bypass, perbaikan aneurisma, atau terjadinya peradangan pada katup jantung.

Dokter yang berpraktek di Heartology Cardiovascular Center itu mengatakan, operasi dapat dilakukan melalui tiga metode.

Pertama adalah operasi terbuka dengan sayatan panjang di dada untuk membuka tulang dada. Kedua, metode invasif minimal melalui tiga atau empat lubang kecil di dada. Ketiga, metode perkutaneus, yaitu penggunaan kateter.

Pemilihan metode sendiri akan bergantung pada kondisi pasien, faktor risiko dan tingkat keparahan.

Dokter Dicky menjelaskan bagaimana Heartology telah melakukan beberapa operasi rekonstruksi antara lain Rekonstruksi Perbaikan Aneurisma dan Operasi Jantung Ulang.

Aneurisma sendiri merupakan penyakit yang progresif, artinya pasien akan mengalami perburukan dari waktu ke waktu.

"Pasien dengan aneurisma mempunyai risiko mengalami perburukan jantung. Operasi rekonstruksi yang dilakukan mencakup perbaikan aneurisma dan area sekitarnya yang terdampak,’’ ungkap dr. Dicky.

baca juga

Sementara untuk operasi ulang, sedapat mungkin dihindari karena tingkat kesulitan yang tinggi dan risiko komplikasi pasca-operasi.

Namun sayangnya, kadangkala sulit dihindarkan karena berisiko mengancam nyawa.

Operasi jantung ulang atau rekonstruksi merupakan jenis operasi berisiko tinggi, sehingga diperlukan perpaduan keahlian tim dokter multidisplin pada tahap sebelum, saat hingga pasca-operasi dan dilakukan di rumah sakit yang memiliki peralatan lengkap.

Tim dokter jantung sendiri harus terdiri dari berbagai subspesialisasi jantung untuk memastikan hasil klinis yang terbaik untuk pasien.

"Walaupun risikonya tinggi, operasi ini bermanfaat bagi pasien karena dapat memperpanjang usia harapan hidup, lebih energik, tidak mudah lelah dan nyeri dada minimum,’’ tutup dr. Dicky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temukan Pungli di Banten? Laporkan ke Nomor Ini Jika Ingin Ditindaklanjuti!

Temukan Pungli di Banten? Laporkan ke Nomor Ini Jika Ingin Ditindaklanjuti!

Banten | Selasa, 16 November 2021 | 22:51 WIB

Siap-Siap, Polisi Bakal Hilangkan Keberadaan Pak Ogah di Kota Bogor

Siap-Siap, Polisi Bakal Hilangkan Keberadaan Pak Ogah di Kota Bogor

Bogor | Selasa, 16 November 2021 | 19:35 WIB

Polisi Batam Gelar Razia Minggu Ini, Berikut Pelanggaran yang Diincar

Polisi Batam Gelar Razia Minggu Ini, Berikut Pelanggaran yang Diincar

Batam | Selasa, 16 November 2021 | 17:30 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB