Mayoritas Warganya Punya Antibodi Alami, India Belum Tertarik Berikan Suntik Booster

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 22 November 2021 | 19:43 WIB
Mayoritas Warganya Punya Antibodi Alami, India Belum Tertarik Berikan Suntik Booster
Ilustrasi vaksin Covid-19 [Foto: Antara]

Suara.com - India belum mempertimbangkan untuk memberikan booster atau vaksin Covid-19 dosis ketiga kepada warganya karena anggapan bahwa mayoritas warga India telah memiliki antibodi alami akibat pernah terinfeksi virus corona.

Saat ini pemerintah India meyakini kalau dua dosis vaksin dianggap telah cukup memberikan perlindungan.

Namun karena persediaan vaksin meningkat, sejumlah dokter dan pakar kesehatan masyarakat di India telah mendesak pemerintah untuk memulai program booster bagi kelompok paling rentan, seperti yang telah dilakukan banyak negara lain.

Usulan itu belum disetujui lantaran pihak berwenang lebih berkonsentrasi untuk menyelesaikan penyuntikkan vaksin dua dosis terhadap 944 juta orang dewasa di India pada Januari 2022, sebelum mengalihkan fokus ke ekspansi besar.

Sejauh ini, 81 persen orang dewasa di India telah disuntik vaksin Covid-19 satu dosis. Sementara itu baru 43 persen yang sudah disuntik dua dosis. Sedangkan vaksinasi untuk populasi di bawah 18 tahun belum dimulai.

"Prioritasnya adalah mengimunisasi penuh populasi orang dewasa," kata salah satu sumber yang menolak disebutkan namanya karena masalah tersebut masih dibahas oleh pembuat kebijakan, sebagaimana dikutip dari Channel News Asia.

"Sebagian besar telah terinfeksi secara alami dan bagi mereka, dua dosis sudah cukup. Itu sebabnya kami melihat, setelah festival baru-baru ini, kasus tidak meningkat," tambahnya.

Sumber itu mengatakan bahwa begitu kebanyakan orang dewasa selesai disuntik dua dosis vaksin, pemerintah dapat menjadikan booster sebagai opsi selanjutnya.

India baru saja merayakan dua festival terbesarnya, Deepavali dan Durga Puja pada Oktober dan November. Meski begitu, infeksi tetap turun ke posisi terendah dalam beberapa bulan. India juga mulai terbuka untuk turis asing yang sudah divaksinasi.

baca juga

India semoat mengalami lonjakan kasus dan dan angka kematian Covid-19 terparah pada periode April dan Mei 2021. Berdasarkan temuan survei pemerintah, hampir 70 persen orang India terinfeksi virus corona saat itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Medan Nihil Kasus Baru Covid-19, Bobby Nasution Minta Semua Disiplin Prokes

Medan Nihil Kasus Baru Covid-19, Bobby Nasution Minta Semua Disiplin Prokes

Sumut | Senin, 22 November 2021 | 19:37 WIB

Update: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 186 Kasus, 7.965 Orang Masih Dirawat

Update: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 186 Kasus, 7.965 Orang Masih Dirawat

News | Senin, 22 November 2021 | 19:16 WIB

Update COVID-19 Jakarta 22 November: Positif 26, Sembuh 62, Meninggal 0

Update COVID-19 Jakarta 22 November: Positif 26, Sembuh 62, Meninggal 0

Jakarta | Senin, 22 November 2021 | 19:10 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×