Dear Parents, Kenali Gangguan Bicara Yang Bisa Terjadi Pada Anak,

Selasa, 23 November 2021 | 03:15 WIB
Dear Parents, Kenali Gangguan Bicara Yang Bisa Terjadi Pada Anak,
Ilustrasi anak-anak. (Unsplash).

Suara.com - Speech Delay atau keterlambatan bicara merupakan kondisi yang menghambat perkembangan anak. Kondisi itu membuat anak jadi tidak mampu bicara dengan orang lain di sekitarnya.  

Tak hanya itu, kondisi ini juga membuat anak mengalami gangguan sulit untuk mengekspresikan diri serta memahami maksud ucapan orang lain.

Masalah lain juga kerap terjadi pada anak yang mengalami keterlambatan bicara, hal ini berdampak negatif dalam proses belajarnya.

Selain itu, anak yang mengalami kondisi ini seringkali mengalami gangguan bicara dan juga berbahasa. Hal tersebut diungkapkan oleh Dokter Spesialis Fisik Dan Rehabilitasi dr. Luh Karunia Wahyuni, SpKFR-K.

Ilustrasi anak kecil (Unsplash/Kelly Sikkema).
Ilustrasi anak kecil (Unsplash/Kelly Sikkema).

“Gangguannya bisa dari suara, artikulasi, hingga kelancaran,” ungkapnya dalam acara webinar Kupas Tuntas Tahapan Perkembangan Bicara Anak & Solusi Atasi Speech Delay, Senin (22/11/2021).

Kedua, gangguan bicara juga terjadi pada artikulasi. Di mana ketika mengeluarkan suara yang salah, dapat menyebabkan penambahan atau pengurangan distorsi.

Ketiga, pada bagian kelancaran, ini terjadi pada gangguan aliran bicara. Biasanya, kasus ini dialami ketika seseorang melakukan pengulangan dan perpanjangan bicara, yang disertai ketegangan di wajah, leher, bahu, dan juga tangan.

Sementara itu, dr. Luh Karunia mengatakan, Speech Delay juga terjadi pada gangguan bahasa. Mulai dari sulit mengungkapkan ekspresi ide, hingga kesulitan memahami apa yang dikatakan orang lain.

keterlambatan bicara, lanjut Luh, juga menyebabkan ketidaksesuaian perkembangan dan bahasa anak. Dari ketidaksesuaian perkembangan itu, inilah yang memengaruhi faktor keterlambatan dan gangguan bicara.

Baca Juga: Orangtua Harus Kontrol Rutin Luka Pasca Sunat Pada Anak Untuk Cegah Komplikasi

“Jadi ada gangguan bahasa reseptif dan juga ketidakmampuan berbahasa ekspresif. Nah, pada saat mengalami gangguan bicara, ini melibatkan organ-organ dalam pemroduksian bicara,” pungkas dr. Luh. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI