Ketahui Komponen Penyusun Darah Manusia Beserta Fungsinya

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 24 November 2021 | 11:25 WIB
Ketahui Komponen Penyusun Darah Manusia Beserta Fungsinya
Ilustrasi darah. (Pixabay)

Suara.com - Seluruh organ tubuh manusia terisi dengan darah. Bahkan delapan persen dari total berat badan manusia juga merupakan darah.

Salah satu fungsi darah yang paling penting yakni mengangkut bahan atau zat makanan, oksigen, sisa-sisa metabolisme, dan hormon di dalam badan manusia.

Selain itu, darah juga menjadi penjaga kadar asam-basa cairan tubuh dan pengontrol suhu badan.

Meski wujudnya hanya berupa cairan merah, komposisi yang terkandung di dalamnya sebenarnya sangat kompleks. Dikutip dari Ruang Guru, darah terdiri dari dua komponen utama yaitu plasma darah dan sel-sel darah. 

Ilustrasi Darah. [pexel.com]
Ilustrasi Darah. [pexel.com]

Plasma darah merupakan komponen penyusun darah yang paling banyak, jumlahnya mencapai 55 persen bagian darah.

Plasma darah terdiri dari protein-protein darah seperti immunoglobin, albumin, protein, nutrisi, hormon, gas terlarut, juga zat hasil ekskresi. Meski banyak zat penyusunnya, tetapi 90 persen dari plasma darah sebenarnya air.

Sementara komponen sel darah terbagi lagi menjadi 3 penyusun yaitu sel darah merah, sel darah putih dan keping darah. Ketiga penyusun tersebut mempunyai fungsi dan perannya masing-masing seperti di bawah ini:

1. Sel Darah Merah
Sel darah merah atau eritrosit bertugas membawa hemoglobin yang telah terikat oksigen dari paru-paru menuju jaringan lain.

Selain itu, sel darah merah yang telah mengangkut oksigen harus mengangkut hemoglobin yang telah terikat karbondioksida kembali ke paru-paru untuk melanjutkan siklus pernapasan manusia.

Jika seseorang kekurangan sel darah merah, maka akan mengalami anemia. Penderita anemia biasanya akan lebih cepat lelah daripada orang kebanyakan. Hal itu terjadi karena kurangnya suplai oksigen untuk tubuh karena kurangnya sel darah merah sebagai pengangkut.

2. Sel Darah Putih
Sel darah putih atau leukosit berfungsi dalam menjaga kekebalan dan pertahanan tubuh. Leukosit bertugas untuk menetralkan bakteri dan kuman yang masuk melalui aliran darah atau dari luka yang terbuka. 

Hal itu terjadi karena sifat amoeboid yang dimiliki leukosit, sehingga membuatnya dapat bergerak bebas. Juga sifat fagositosis atau memangsa bakteri dan sel-sel yang telah mati.

Saat tubuh terkena penyakit, sel darah putih akan diproduksi secara lebih cepat dan banyak untuk mencegah penyakit tidak tambah parah. Tetapi apabila tubuh kelebihan leukosit, akan terjadi leukositosis. 

Sebaliknya, saat terkena penyakit seperti typhus yang membunuh sel darah putih, bisa terjadi leukopenia tau kekurangan sel darah putih.

3. Keping Darah
Keping darah atau yang biasa dikenal dengan nama trombosit adalah komponen terakhir dalam sel-sel darah. Trombosit memiliki bentuk yang tidak teratur, tidak berwarna, tidak berinti, berukuran lebih kecil dari eritrosit dan leukosit, dan mudah pecah.

Fungsinya menggumpalkan darah untuk mengurangi pendarahan saat terjadi luka pada manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Covid-19 Menurun, Permintaan Darah Menurun

Pasien Covid-19 Menurun, Permintaan Darah Menurun

Sumsel | Rabu, 24 November 2021 | 08:20 WIB

Cek Kepribadian Diri dengan 4 Tipe Golongan Darah Ini

Cek Kepribadian Diri dengan 4 Tipe Golongan Darah Ini

Your Say | Selasa, 23 November 2021 | 13:12 WIB

Benarkah Porsi Santapan Menjadi Faktor Pemicu Kantuk setelah Makan? Ini Kata Peneliti

Benarkah Porsi Santapan Menjadi Faktor Pemicu Kantuk setelah Makan? Ini Kata Peneliti

Health | Senin, 22 November 2021 | 18:55 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB