Tak Punya Musim Dingin, Seberapa Rentan Masyarakat Indonesia Terhadap Infeksi Influenza?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 24 November 2021 | 17:50 WIB
Tak Punya Musim Dingin, Seberapa Rentan Masyarakat Indonesia Terhadap Infeksi Influenza?
Lelaki sedang menderita influenza atau flu. (Shutterstock)

Suara.com - Infeksi influenza menjadi salah satu penyakit yang dikhawatirkan banyak orang yang tinggal di negara empat musim. Terutama saat musim dingin telah tiba. Maka dari itu, vaksin influenza biasanya menjadi program vaksinasi rutin tahunan menjelang musim dingin. 

Tapi, bagaimana dengan daerah tropis seperti Indonesia yang hanya mengalami dua musim? Mungkinkah masih rentan terhadap infeksi influenza meski musim penghujan tidak sampai membuat suhu minus?

Dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan alergi imunologi dr. Erwanto Winulyo, Sp.PD-K.AI., menjelaskan bahwa infeksi influenza lebih cepat menyebar saat cuaca dingin. Sehingga, influenza juga bisa terjadi saat telah masuk musim penghujan di negara tropis. 

"Pernah dilakukan pengamatan oleh suatu badan penelitian internasional, mereka mendapatkan kalau infeksi virus influenza ada sepanjang waktu. Apalagi di kota Bogor hampir setiap hari hujan kemudian akan meningkat curah hujan pada waktu akhir tahun seperti sekarang. Tentu saja Ini juga akan meningkatkan risiko tertularnya infeksi virus influenza," jelas dokter Erwanto dalam siaran langsung Instagram Kementerian Kesehatan, Rabu (24/11/2021).

Influenza. (Shutterstock)

Di negara empat musim, infeksi influenza memang telah menjadi perhatian khusus. Sebab, kasusnya banyak ditemukan. 

"Negara empat musim biasanya mereka mengalami suhu rendah sampai minus dibawah 0, itu yang akan menimbulkan risiko untuk terjadi infeksi virus influenza dan memudahkan untuk terjadinya penyebaran. Kalau sudah seperti itu mereka sangat takut, jadi segera mencari vaksin influenza," paparnya. 

Berbeda dengan flu pilek biasa, influenza memiliki gejala yang lebih berat dan bisa terjadi perburukan dalam waktu singkat hingga berisiko mematikan. Saat musim dingin, kasus influenza biasanya lebih banyak terjadi. 

"Biasanya gejala lebih berat, ada demam kemudian batuk-batuk. Hari kedua bisa menjadi sesak dan menyebabkan timbulnya kekambuhan dari penyakit kronik. Misalnya asma, PPOK (penyakit paru obstruktif kronis), dia jadi kambuh sesaknya," jelas dokter Erwanto. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Influenza Saat Pandemi, Kementrian Kesehatan Sarankan Vaksin Flu

Waspada Influenza Saat Pandemi, Kementrian Kesehatan Sarankan Vaksin Flu

Batam | Minggu, 21 November 2021 | 08:00 WIB

389 Ribu Kematian Setiap Tahun Terjadi Pada Lansia Akibat Flu

389 Ribu Kematian Setiap Tahun Terjadi Pada Lansia Akibat Flu

Health | Sabtu, 20 November 2021 | 11:36 WIB

Berbeda dari yang Lainnya, Mengapa Vaksin Influenza Justru Punya Efektivitas Rendah?

Berbeda dari yang Lainnya, Mengapa Vaksin Influenza Justru Punya Efektivitas Rendah?

Health | Selasa, 09 November 2021 | 16:25 WIB

Terkini

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

×