Sama-Sama Menyerang Saluran Pernapasan, Ini Perbedaan Influenza dengan Infeksi ILI

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 25 November 2021 | 07:30 WIB
Sama-Sama Menyerang Saluran Pernapasan, Ini Perbedaan Influenza dengan Infeksi ILI
Lelaki sedang menderita influenza atau flu. (Shutterstock)

Suara.com - Musim hujan identik dengan penyakit pilek yang sudah pasti menyerang saluran pernapasan. Di negara empat musim, cuaca dingin biasanya ditakuti adanya penularan virus influenza yang lebih meningkat. 

Secara umum, infeksi influenza bisa dibagi menjadi dua. Yakni, infeksi yang disebabkan karena virus influenza itu sendiri dan Influenza-Like Illnes (ILI).

Dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan alergi imunologi dr. Erwanto Winulyo, Sp.PD-K.AI., menjelaskan, kedua penyakit tersebut sama-sama menyerang saluran pernapasan. Hanya saja gejalanya berbeda.

"Influenza gejala lebih berat dibandingkan ILI," kata dokter Erwanto dalam siaran langsung Instagram Kementerian Kesehatan, Rabu (24/11/2021).

Gejala influenza menyebabkan batuk pada hati pertama. Kemudian perburukan gejala bisa terjadi lebih cepat dengan adanya sesak napas pada hari kedua. 

Apabila sembuh pun, risiko alami kekambuhan lebih besar. Terutama pada seseorang yang memiliki penyakit penyerta saluran pernapasan seperti asma dan penyakit paru obstruksi kronis (PPOK).

Sementara ILI, secara umum gejalanya mirip dengan influenza, seperti batuk dan demam. Hanya saja lebih ringan dan lebih cepat sembuh.

"Kalau pakai obat warung saja itu bisa sembuh karena penyebabnya bukan virus influenza. Karena gejalanya panas tidak terlalu tinggi, kemudian biasanya hari kedua membaik dengan istirahat, minum obat-obatan yang bersifat mengurangi gejala. Asalkan banyak minum air, Paracetamol, makan cukup, InsyaAllah hari kedua bisa membaik," tuturnya.

Di Indonesia sendiri, menurut dokter Erwanto, meski termasuk negara tropis juga tetap rentan terhadap infeksi influenza. Terutama pada masa pancaroba atau peralihan musim seperti saat ini.

"Kita harus hati-hati menjaga kondisi, menjaga supaya tidak mudah sakit," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Punya Musim Dingin, Seberapa Rentan Masyarakat Indonesia Terhadap Infeksi Influenza?

Tak Punya Musim Dingin, Seberapa Rentan Masyarakat Indonesia Terhadap Infeksi Influenza?

Health | Rabu, 24 November 2021 | 17:50 WIB

Teknik Pernapasan Dalam Dapat Meredakan Kecemasan, Stres, hingga Nyeri Kronis

Teknik Pernapasan Dalam Dapat Meredakan Kecemasan, Stres, hingga Nyeri Kronis

Health | Rabu, 24 November 2021 | 13:35 WIB

Waspada Influenza Saat Pandemi, Kementrian Kesehatan Sarankan Vaksin Flu

Waspada Influenza Saat Pandemi, Kementrian Kesehatan Sarankan Vaksin Flu

Batam | Minggu, 21 November 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB