Idap Penyakit Langka, Wanita Ini Muntah hingga 70 Kali Sehari!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 25 November 2021 | 12:00 WIB
Idap Penyakit Langka, Wanita Ini Muntah hingga 70 Kali Sehari!
Ilustrasi wanita muntah (Freepik/vgstockstudio)

Suara.com - Seorang wanita bernama Leanne Willian dari Boston, Inggris muntah sebanyak 70 kali sehari karena menderita penyakit langka. Pada 2008 silam, wanita usia 39 tahun ini didiagnosis menderita gastroparesis yang mengubah hidupnya.

Gastroparesis adalah suatu kondisi di mana perut tidak bisa mengosongkan dirinya secara lami, sehingga membuat penderitanya merasa mual, muntah, dan sakit.

Gastroparesis juga bisa diartikan sebagai kelumpuhan sebagian lambung. Kondisi langka ini mempengaruhi 1 dari 100 ribu orang.

Pada gangguan ini dilansir dari Times of India, otot dan saraf tidak bisa bekerja secara normal, memperlambat proses pencernaan dan mempersulit pengosongan diri.

Kontraksi otot yang kuat mendorong makanan melalui saluran pencernaan Anda. Saat makanan tetap berada di saluran pencernaan, kondisi ini akan menyebabkan mual, muntah, dan sakit perut.

Ilustrasi wanita muntah (Freepik)
Ilustrasi wanita muntah (Freepik)

Penyebab gastroparesis pun masih belum jelas. Tapi, para ahli percaya bahwa kadar gula darah yang tak terkendali pada kasus diabetes tipe 2 bisa menjadi faktor risiko.

Beberapa obat seperti nyeri opioid, antidepresan, dan obat tekanan darah tinggi serta alergi juga bisa memperlambat proses pencernaan.

Di tubuh kita, saraf vagus memberi sinyal pada otot-otot di perut di berkontraksi dan mendorong makanan dari usus kecil ke usus besar. Ketika saraf ini rusak, ini tidak bisa mengirim sinyal sehingga menyebabkan makanan tetap berada di perut lebih lama.

Gejala gastroparesis

baca juga

Gejala gastroparesis pun seringkali tumpang tindih dengan masalah perut lainnya. Gejala gastroparesis yang paling khas, termasuk:

  1. Muntah dan mual
  2. Perut kembung
  3. Sakit perut
  4. Merasa kenyang
  5. Refluks asam
  6. Perubahan kadar gula darah
  7. Kurang nafsu makan

Pengobatan untuk gastroparesis ini pun tergantung pada tingkat keparahan kondisinya. Dokter bisa melakukan tindakan operasi atau merekomendasikan diet khusus.

Orang yang menderita kondisi ini biasanya disarankan untuk makan dalam porsi kecil secara berkala, mengunyah makanan dengan benar dan dan konsumsi makanan yang sudah matang.

Pada kondisi parah, mereka mungkin harus menjalani operasi dengan memasangkan alat pacu jantung di perut untuk mempermudah prosesnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya untuk Bumbu Makanan, Ini 3 Manfaat Jahe Sebagai Obat Alternatif

Tak Hanya untuk Bumbu Makanan, Ini 3 Manfaat Jahe Sebagai Obat Alternatif

Your Say | Rabu, 24 November 2021 | 17:22 WIB

5 Dampak Buruk Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Pedas

5 Dampak Buruk Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Pedas

Your Say | Selasa, 23 November 2021 | 10:47 WIB

Penyebabnya Tak Jelas, Ini 16 Gejala Long Covid-19 yang Harus Diwaspadai!

Penyebabnya Tak Jelas, Ini 16 Gejala Long Covid-19 yang Harus Diwaspadai!

Health | Selasa, 23 November 2021 | 09:30 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×