Virus Corona Ngamuk di Jerman, Total Kasus Kematian Covid-19 Tembus 100 Ribu

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 25 November 2021 | 14:15 WIB
Virus Corona Ngamuk di Jerman, Total Kasus Kematian Covid-19 Tembus 100 Ribu
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Lebih dari 100.000 orang telah meninggal karena Covid-19 di Jerman sejak awal pandemi. Data tersebut diungkapkan oleh sebuah badan kesehatan masyarakat.

Seperti diketahui, negara dengan ekonomi terbesar di Eropa itu kini tengah berjuang melawan lonjakan baru dalam kasus virus corona. Dilansir dari France24, pemerintah mencatat 351 kematian dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah total kematian menjadi 100.119, menurut angka dari Robert Koch Institute.

Ketika infeksi mencapai rekor tertinggi dan unit perawatan intensif terisi, krisis kesehatan menjadi tantangan langsung bagi pemerintah koalisi baru yang akan mengambil alih kabinet Angela Merkel.

Beberapa rumah sakit sudah menghadapi "kelebihan beban akut" yang mengharuskan pemindahan pasien Covid ke luar negeri, kata Gernot Marx, kepala Asosiasi Interdisipliner Jerman untuk Perawatan Intensif dan Pengobatan Darurat.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Jerman pekan lalu mengumumkan pembatasan Covid-19 yang lebih ketat. Pemerintah mengharuskan orang untuk membuktikan bahwa mereka divaksinasi, atau baru-baru ini dites negatif untuk virus sebelum mereka dapat bepergian dengan transportasi umum atau pergi ke tempat kerja.

Beberapa daerah yang paling parah terkena dampak telah melangkah lebih jauh dan memerintahkan penutupan baru.

Lonjakan telah memicu perdebatan sengit di Jerman tentang apakah akan mengikuti contoh Austria dan membuat vaksinasi wajib bagi semua warga negara.

Kanselir baru Olaf Scholz telah menyuarakan dukungan untuk jabs wajib dan mengatakan pemerintah barunya akan menginvestasikan satu miliar euro dalam bonus untuk petugas kesehatan di garis depan pandemi.

Gelombang virus keempat Jerman sebagian disebabkan oleh tingkat vaksinasi yang relatif rendah sekitar 69 persen, dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya seperti Prancis, yang mencapai 75 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Positif Covid-19 Komorbid Autoimun, Kondisi Istri Indra Lesmana Sempat Kritis

Positif Covid-19 Komorbid Autoimun, Kondisi Istri Indra Lesmana Sempat Kritis

Entertainment | Kamis, 25 November 2021 | 13:06 WIB

Kino Pentagon Positif Covid-19, Begini Kondisi Personel Lain

Kino Pentagon Positif Covid-19, Begini Kondisi Personel Lain

Entertainment | Kamis, 25 November 2021 | 13:05 WIB

Selain Lisa, YG Konfirmasi Anggota BLACKPINK Lainnya Negatif COVID-19

Selain Lisa, YG Konfirmasi Anggota BLACKPINK Lainnya Negatif COVID-19

Your Say | Kamis, 25 November 2021 | 13:01 WIB

Terkini

Kenapa PBB Ubah Peta Dunia? Apa yang Salah dengan Peta Lama?

Kenapa PBB Ubah Peta Dunia? Apa yang Salah dengan Peta Lama?

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 18:31 WIB

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

Pelaku Karhutla Masuk Kategori 'Terorisme Ekologi', Menkum Siap Rombak Aturan dan Perberat Sanksi!

Pelaku Karhutla Masuk Kategori 'Terorisme Ekologi', Menkum Siap Rombak Aturan dan Perberat Sanksi!

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

Calon Gubernur Ini Nggak Bisa Bohong Lagi! Trailer dan Poster Bapak Paling Jujur Resmi Dirilis

Calon Gubernur Ini Nggak Bisa Bohong Lagi! Trailer dan Poster Bapak Paling Jujur Resmi Dirilis

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 18:24 WIB

Gegara Dolar AS Anjlok, Pasar Kripto Indonesia Langsung Melesat

Gegara Dolar AS Anjlok, Pasar Kripto Indonesia Langsung Melesat

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 18:22 WIB

Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi

Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:18 WIB

4 Moisturizer Lokal yang Aman untuk Kulit Remaja Puber Bruntusan

4 Moisturizer Lokal yang Aman untuk Kulit Remaja Puber Bruntusan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 18:15 WIB

Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke 3 Orang, Tak Ada Nama Yaqut

Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke 3 Orang, Tak Ada Nama Yaqut

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:10 WIB

Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027

Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 18:10 WIB

BGN Rancang Marketplace Khusus MBG, Diklaim Anti Kickback dan Hanky Panky

BGN Rancang Marketplace Khusus MBG, Diklaim Anti Kickback dan Hanky Panky

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:08 WIB

×