Kongres IPK Indonesia Siap Digelar, Bahas Gangguan Kesehatan Mental di Era Digital 5.0

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 25 November 2021 | 20:00 WIB
Kongres IPK Indonesia Siap Digelar, Bahas Gangguan Kesehatan Mental di Era Digital 5.0
Ilustrasi kesehatan mental. (Unsplash/Nik Shuliahin)

Suara.com - Di era digital 5.0 semakin banyak masalah kesehatan mental yang ditemui, hal inilah yang akan dibahas dalam Kongres Nasional IV Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia.

Dalam kongres ini, para psikolog anggota IPK Indonesia akan belajar dan berusaha tingkatkan kompetensi mengikuti perkembangan zaman, termasuk di era digital dan media sosial.

"Komitmen Ikatan Psikolog Klinis Indonesia untuk mewujudkan hal-hal tersebut salah satunya direalisasikan dalam rangkaian kegiatan Kongres Nasional IV IPK Indonesia dengan mengusung tema “Peran Psikolog Klinis untuk Kesehatan Jiwa Masyarakat Indonesia,” ungkap Dr. Gamayanti dalam konferensi pers, Kamis (25/11/2021).

Ilustrasi kesehatan mental (unsplash.com/@fairytailphotography)
Ilustrasi kesehatan mental (unsplash.com/@fairytailphotography)

Sementara itu, Kongres Nasional IV IPK Indonesia sendiri akan terdiri dari rangkaian kegiatan ilmiah dan sidang organisasi yang bertujuan untuk membuat perencanaan strategis terkait peran psikolog sebagai organisasi profesi.

Termasuk juga membahas peran psikolog klinis menghadapi tantangan di masa mendatang, memfasilitasi continuing education untuk meningkatkan pengetahuan serta kompetensi anggota, serta mengevaluasi perjalanan organisasi IPK Indonesia dan memilih kepengurusan yang baru.

Dalam acara ini, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, akan hadir menyampaikan sambutan sekaligus membuka kongres.

Sementara itu Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dan Menko PMK Prof. Muhadjir Effendy akan hadir menyampaikan pidatonya.

Selain itu, Prof. Dr. Elisabeth Kristi Poerwandari, M.Hum., Psikolog, Guru Besar Ilmu Psikologi Klinis Fakultas Psikologi Universitas Indonesia akan mengangkat topik ‘Isu Kesehatan Jiwa dan Peran Profesi Psikolog Klinis dalam Meningkatkan Kesehatan Jiwa Masyarakat Di Era 5.0.’

Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog, Guru Besar Psikologi Universitas Gadjah Mada menyampaikan paparan tentang ‘Perkembangan Diagnosa dan Proses Layanan Psikologi Klinis dalam Menghadapi Masyarakat Di Era 5.0’

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Psikolog Ungkap Dampak Digitalisasi Pada Kesehatan Mental: Bikin Stres dan Depresi

Psikolog Ungkap Dampak Digitalisasi Pada Kesehatan Mental: Bikin Stres dan Depresi

Health | Kamis, 25 November 2021 | 18:30 WIB

Lindungi Kesehatan Mental Keluarga, Ini 4 Pesan Penting dari UNICEF

Lindungi Kesehatan Mental Keluarga, Ini 4 Pesan Penting dari UNICEF

Health | Kamis, 25 November 2021 | 15:56 WIB

Benarkah Media Sosial Bikin Empati dan Rasa Tulus Masyarakat Berkurang?

Benarkah Media Sosial Bikin Empati dan Rasa Tulus Masyarakat Berkurang?

Health | Kamis, 25 November 2021 | 13:00 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×