alexametrics

Cegah Penularan Varian Omicron, Ahli Sarankan Tetap Pakai Masker di Dalam Ruangan!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Cegah Penularan Varian Omicron, Ahli Sarankan Tetap Pakai Masker di Dalam Ruangan!
Ilustrasi varian omicron, masker (Pixabay/Coyot)

Seorang ahli menekankan pentingnya pakai masker setiap waktu di dalam ruangan untuk mencegah penyebaran varian Omicron.

Suara.com - Varian Omicron cukup mengkhawatirkan karena diketahui lebih mudah menular dibandingkan varian virus corona lainnya, seperti varian Delta. Bahkan varian baru virus corona ini berisiko menginfeksi orang yang sudah vaksin Covid-19.

Seorang pejabat kesehatan di kota New York pun menyarankan semua orang untuk tetap memakai masker setiap waktu di dalam ruangan untuk mencegah penularan varian Omicron, baik mereka yang sudah vaksin Covid-19 atau belum.

Bill De Blasio yang tampi bersama walikota New York dan komisaris kesehatan, Dr Dave Choksi menekankan bahwa masih banyak hal yang belum kita ketahui mengenai varian Omicron, yakni varian baru virus corona yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan.

"New York City memiliki sistem pengawasan varian virus corona terkuat yang mengurutkan ratusan kasus selama seminggu. Kami mengantisipasi adanya varian Omicron ini di New York berdasarkan hal-hal yang kami ketahui mengenai penyebarannya," kata Dr Dave Choksi dikutip dari Fox News.

Baca Juga: Muncul Varian Omicron, CDC Desak Pemberian Suntikan Booster untuk 18 Tahun ke Atas

Sayangnya, sekarang ini banyak hal yang belum diketahui mengenai varian Omicron karena masih terlalu dini. Tetapi, sebuah penelitian masih berlangsung untuk mengetahui lebih banyak mengenai varian baru virus corona tersebut.

Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian omicron. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian omicron. (Dok. Envato)

Choksi melakukan hal ini setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa risiko yang bisa ditimbulkan oleh varian Omicron sangat tinggi secara global berdasarkan bukti awal.

WHO mengatakan varian virus corona yang memiliki banyak mutasi bisa menyebabkan lonjakan kasus infeksi yang parah. Peringatan paling eksplisit dari WHO mengenai varian baru virus corona ini dimuat dalam makalah.

Choksi mengatakan bukti awal menunjukkan bahwa orang yang telah terinfeksi virus corona Covid-19 sebelumnya mungkin rentan mengalami infeksi ulang akibat varian Omicron.

"Hal ini menggarisbawahi rekomendasi kami untuk memvaksinasi semua orang, termasuk yang sudah terinfeksi virus corona Covid-19," katanya.

Baca Juga: Ahli Inggris: Masker Kurang Melindungi terhadap Penularan Varian Omicron

Menurutnya, pemahaman mereka mengenai varian Omicron akan terus meningkat menyesuaikan strategi kesehatan masyarakat. Ia juga berpendapat bahwa varian Delta juga akan tetap menjadi varian paling dominan di New York.

Komentar