alexametrics

Covid-19 Varian Omicron Mengancam, Kenapa Virus Corona Bisa Terus Bermutasi?

M. Reza Sulaiman
Covid-19 Varian Omicron Mengancam, Kenapa Virus Corona Bisa Terus Bermutasi?
Ilustrasi - Jarum suntik medis dan botol terlihat di depan teks Omicron (B.1.1.529): SARS-CoV-2 di latar belakang. [ANTARA/Pavlo Gonchar/SOPA Images via Reuters]

Ahli angkat bicara terkait Covid-19 varian Omicron. Apa sih penyebab virus Corona terus bermutasi?

Suara.com - Covid-19 varian Omicron yang pertama kali ditemukan di wilayah Afrika Selatan menjadi ancaman baru, saat dunia tengah bersiap menuju normal.

Hal ini telah diungkap oleh WHO pada Jumat lalu, di mana varian yang disebut B.1.1.529 ini, digolongkan sebagai varian of concern karena dianggap lebih menular.

Covid-19 varian Omicron telah terdeteksi di negara Spanyol. Kasus ini terjadi ketika seorang lelaki yang baru tiba di bandara Madrid berasal dari Afrika Selatan.

Ketika dilakukan tes, Pemerintah setempat mengatakan bahwa hasil yang ditemukan yaitu positif Covid-19, dengan gejala ringan dan sedang melakukan karantina.

Baca Juga: Satgas Sebut Penyitas Covid-19 Masih Berpotensi Reinveksi Varian Omicron

Penampakan virus corona. [Dailymail/@Lorenzo Catalino]
Penampakan virus corona. [Dailymail/@Lorenzo Catalino]

Mengenai varian Omicron, mengapa virus ini terus bermutasi? Menjawab pertanyaan itu, telah diungkap oleh Guru Besar Ilmu Mikrobiologi Klinik Prof. Amin Soebandrio.

“Virus itu kan memperbanyak diri lewat replikasi. Ketika bermutasi, itu terjadi secara acak. Tapi setelah terjadi mutasi, itu akan menjadi proses seleksi, karena tidak semua mutasi menyebabkan virusnya tambah baik,” ungkapnya saat dihubungi oleh Suara.com, Selasa (30/11/2021).

“Bahkan ada mutasi yang menyebabkan virusnya malah mati atau lemah, dan ada juga yang menyebabkan apa-apa. Dan itu sekira 4 persen aja yang menyebabkan virusnya tambah fit terhadap lingkungan,” lanjutnya.

Lalu, kapan virus bermutasi akan selesai? Prof. Amin menjawab, selama virusnya masih hidup dan menemui host baru, itu akan terus bermutasi.

“Kalau kita mau menghentikan mutasinya, kita harus menghentikan replikasinya. Artinya tidak memberikan kesempatan si virus menemukan host baru. Jadi rantai penularannya harus kita putus,” ungkap Prof. Amin.

Baca Juga: Pakar Sebut Virus COVID-19 Varian Omicron Kebal Vaksin, Tanpa Gejala

Mengenai varian Omicron, ada anggapan bahwa Pemerintah butuh dua minggu untuk mendapatkan kejelasan dari varian tersebut. Prof. Amin mengatakan, seharusnya tidak butuh waktu dua minggu untuk mendapatkan kejelasan.

Komentar