Arab Saudi dan Uni Emirat Arab Deteksi Kasus Pertama Varian Omicron di Negaranya

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 02 Desember 2021 | 16:43 WIB
Arab Saudi dan Uni Emirat Arab Deteksi Kasus Pertama Varian Omicron di Negaranya
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Dua negara, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA), melaporkan telah mendeteksi kasus pertama varian Omicron di wilayah Teluk Persia.

Dari laporan Saudi Press Agency yang dikelola pemerintah Arab Saudi, dikatakan bahwa kasus ini terjadi pada warga negara yang datang dari Afrika Utara. Laporan itu mengatakan, individu yang terinfeksi Omicron kini telah dikarantina.

Mengutip Medical Express, Uni Emirat Arab juga melaporkan, kasus infeksi Omicron pertamanya, yang terjadi pada Rabu malam (1/12/2021). Dilaporkan lewat kantor berita WAM, pasien yang terinfeksi merupakan seorang wanita Afrika yang melakukan perjalanan dari negara Arab tanpa menyebutkan asal negaranya.

Masih banyaknya ketidaktahuan tentang varian baru ini, yang telah diidentifikasi di lebih dari 20 negara, termasuk apakah varian Omicron ini lebih menular, menyebabkan sakit parah, atau menggagalkan vaksinasi.

Menurut Pakar Penyakit Menular Amerika Serikat Dr. Anthony Fauci, varian ini sedang diuji oleh para ahli yang membutuhkan waktu dua hingga empat minggu.

Mengutip ALjazeera, Lebanon juga telah mengumumkan jam malam bagi warga yang tidak divaksinasi sebelum dan selama musim liburan. Menteri kesehatan setempat mengatakan perlunya melakukan langkah pencegahan dari varian Omicron ini.

Meski belum tercatat adanya kasus infeksi Omicron di Lebanon, negara tersebut kini tengah mengalami krisis keuangan dan sistem perawatan kesehatan, sehingga menimbulkan kekhawatiran jika suatu waktu varian baru tersebut terdeteksi di negaranya.

Menteri Kesehatan Firass Abiad mengatakan bahwa komite Satgas Covid-19 telah melakukan penerapan penguncian penuh, juga mendorong masyarakat untuk terus melakukan vaksinasi secara penuh.

Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berharap ada informasi lebih lanjut mengenai penularan varian Omicron dalam beberapa hari, yang sebelumnya telah terdeteksi pertama kalinya di Afrika Selatan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balikpapan Waspada Varian Omicron, Siapkan Fasilitas Ini Untuk Siaga

Balikpapan Waspada Varian Omicron, Siapkan Fasilitas Ini Untuk Siaga

Kaltim | Kamis, 02 Desember 2021 | 15:20 WIB

Sudah Divaksin, Pasien Varian Omicron Pertama Amerika Serikat Hanya Alami Gejala Ringan

Sudah Divaksin, Pasien Varian Omicron Pertama Amerika Serikat Hanya Alami Gejala Ringan

Health | Kamis, 02 Desember 2021 | 15:09 WIB

Efikasi Vaksin Covid-19 Terhadap Varian Omicron Diragukan? Ini Penjelasan Kemenkes

Efikasi Vaksin Covid-19 Terhadap Varian Omicron Diragukan? Ini Penjelasan Kemenkes

Health | Kamis, 02 Desember 2021 | 14:51 WIB

Terkini

Kemiskinan Turun atau Standarnya yang Terus Disesuaikan?

Kemiskinan Turun atau Standarnya yang Terus Disesuaikan?

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 14:30 WIB

Bos CATL Ungkap Risiko Kegagalan Baterai di Tengah Perang Harga Mobil Listrik China

Bos CATL Ungkap Risiko Kegagalan Baterai di Tengah Perang Harga Mobil Listrik China

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 14:30 WIB

Kenapa Makanan Fermentasi Bagus untuk Kulit? Ini Penjelasannya

Kenapa Makanan Fermentasi Bagus untuk Kulit? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 14:29 WIB

Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh

Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh

News | Jum'at, 11 September 2026 | 14:27 WIB

Kapolri Minta Pengusaha Tak Takut Laporkan Premanisme: Jangan Bikin Investor Ragu

Kapolri Minta Pengusaha Tak Takut Laporkan Premanisme: Jangan Bikin Investor Ragu

News | Jum'at, 11 September 2026 | 14:20 WIB

FOMO Beli HP Mahal: Rela Utang Demi Gengsi

FOMO Beli HP Mahal: Rela Utang Demi Gengsi

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 14:15 WIB

Geger Penemuan Mayat Bayi di Taman Sari, Warga: Awalnya Kayak Ada Bau Bangkai

Geger Penemuan Mayat Bayi di Taman Sari, Warga: Awalnya Kayak Ada Bau Bangkai

News | Jum'at, 11 September 2026 | 14:14 WIB

Nekat Selundupkan Gading Gajah Afrika dalam Termos, WNI Berakhir di Penjara Singapura

Nekat Selundupkan Gading Gajah Afrika dalam Termos, WNI Berakhir di Penjara Singapura

News | Jum'at, 11 September 2026 | 14:13 WIB

Cara Memanjangkan Rambut dengan Cepat dan Alami, Hasilnya Terlihat Dalam 1 Minggu

Cara Memanjangkan Rambut dengan Cepat dan Alami, Hasilnya Terlihat Dalam 1 Minggu

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 14:11 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 108 Dolar AS, Bahlil: Ini Sesuatu yang Berat!

Harga Minyak Dunia Tembus 108 Dolar AS, Bahlil: Ini Sesuatu yang Berat!

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 14:10 WIB

×