Jangan Anggap Sepele, Ini Sakit Tenggorokan yang Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 03 Desember 2021 | 13:47 WIB
Jangan Anggap Sepele, Ini Sakit Tenggorokan yang Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius
Sakit tenggorokan (Element Envato)

Suara.com - Sakit tenggorokan mungkin merupakan keluhan umum yang banyak dialami. Umumnya, sakit tenggorokan disebabkan oleh virus seperti flu biasa, atau dari merokok.

Tetapi ada beberapa kondisi yang yang bisa bikin sakit tenggorokan mengarah jadi hal serius. Oleh sebab itu penting untuk tidak menyepelekannya.

NHS mengatakan bahwa sebagian besar waktu, sakit tenggorokan akan sembuh sendiri dan biasanya akan hilang dalam waktu seminggu. Brikut adalah empat kondisi yang bisa menjadi tanda sakit tenggorokan Anda.

1. Tumor

Ilustrasi sakit atau radang tenggorokan, cegukan. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit  tenggorokan, cegukan. (Shutterstock)

Seorang ahli mengatakan bahwa sakit tenggorokan adalah salah satu tanda pertama kanker tenggorokan. Omid Mehdizadeh, seorang otolaryngologist dan laringologist mengatakan jika tumor tumbuh di satu sisi tenggorokan Anda, itu bisa menyebabkan rasa sakit di satu sisi saja.

Dia menjelaskan bahwa satu-satunya cara untuk mendiagnosis atau menyingkirkan tumor adalah menemui dokter yang dapat memeriksa benjolan yang tumbuh atau gejala lainnya, katanya kepada Insider.

2. Abses peritonsil

Ini adalah abses yang berisi nanah dan bisa mematikan karena bisa menjadi sangat besar sehingga bisa menyumbat saluran udara, sehingga membuat Anda sulit bernapas.

Abses akan berisi bakteri dan puing-puing seluler yang ditemukan di dekat amandel.

Jika Anda mengira Anda menderita peritonsillar maka Anda perlu menemui dokter karena mereka harus mengeringkan abses dengan jarum untuk menghentikannya menghalangi jalan napas Anda dan menghentikan Anda menelan bakteri.

Jika Anda memiliki peritonsillar maka biasanya akan terlihat seperti pembengkakan di langit-langit mulut Anda serta di satu sisi tenggorokan Anda.

3. COVID-19

Sementara NHS menyatakan bahwa batuk terus-menerus baru, suhu tinggi dan kehilangan rasa dan bau adalah tanda-tanda COVID, banyak pasien juga mengalami sakit tenggorokan.

Aplikasi Studi Gejala COVID ZOE telah menunjukkan bahwa sakit tenggorokan adalah salah satu gejala yang paling sering dilaporkan, baik pada orang yang divaksinasi maupun yang tidak divaksinasi.

Tim Spector, peneliti terkemuka dalam penelitian ini, mempresentasikan video YouTube di mana ia meminta pemirsa untuk melaporkan dengan tepat bagaimana rasa sakit tenggorokan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Minta Negara Asia-Pasifik Tingkatkan Layanan Kesehatannya Hadapi Varian Omicron

WHO Minta Negara Asia-Pasifik Tingkatkan Layanan Kesehatannya Hadapi Varian Omicron

Jogja | Jum'at, 03 Desember 2021 | 13:46 WIB

Jokowi Sebut Pernah Perintahkan Kapolri Copot Kapolda Tak Bisa Kendalikan Covid-19

Jokowi Sebut Pernah Perintahkan Kapolri Copot Kapolda Tak Bisa Kendalikan Covid-19

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 12:32 WIB

Muncul Varian Omicron di Berbagai Negara, Bos Perusahaan Vaksin BioNTech: Jangan panik

Muncul Varian Omicron di Berbagai Negara, Bos Perusahaan Vaksin BioNTech: Jangan panik

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 12:59 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB