WHO: Varian Omicron Tingkatkan Risiko Infeksi Ulang 3 Kali Lipat

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 07 Desember 2021 | 14:00 WIB
WHO: Varian Omicron Tingkatkan Risiko Infeksi Ulang 3 Kali Lipat
Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Dok. Envato)

Suara.com - Kepala ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Soumya Swaminathan, bahwa risiko seseorang mengalami infeksi ulang varian Omicron setelah 90 hari 3 kali lipat lebih tinggi daripada varian Delta.

Soumya Swaminathan mengatakan para ilmuwan membutuhkan bahwa informasi mengenai varian Omicron akan memakan waktu berminggu-minggu untuk menguraikan fitur klinis dari infeksi varian baru virus corona tersebut.

Selama percakapan dengan CNBC-TV18, Swaminathan berkata ada peningkatan kasus infeksi dan rawat inap setelah kemunculan varian Omicron.

"Tapi, kami harus menunggu selama 2 hingga 3 minggu untuk mempelajari tingkat rawat inap dan mengetahui seberapa parah infeksi varian Omicron tersebut," kata Swaminathan dikutip dari India.

Swaminathan juga mengatakan kasus infeksi virus corona di Afrika Selatan juga meningkat pesat di tengah munculnya varian Omicron.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Pixabay)

Sebuah laporan menunjukkan bahwa lebih banyak anak yang terinfeksi oleh varian virus corona tersebut. Afrika juga sudah menguji penduduknya dengan jumlah yang lebih banyak dibandingkan sebelumnya.

Sayangnya, sekarang ini belum banyak vaksin Covid-19 yang tersedia untuk anak-anak dan hanya segelintir negara yang memulai vaksinasi untuk anak-anak. Karena itu, ahli memperingatkan potensi peningkatan kasus virus corona.

"Tidak banyak vaksin Covid-19 yang tersedia untuk anak-anak dan sangat sedikit negara yang sudah memvaksinasi anak-anak. Situasi inilah yang membuat anak-anak lebih berisiko terinfeksi," jelasnya.

Tapi, Swaminathan dan tim ilmuwannya masih mengumpulkan data untuk menyimpulkan dampak varian Omicron pada anak-anak.

baca juga

"Kita perlu melakukan pendekatan yang komprehensif dan berbasis sains mengenai vaksinasi. Karena, varian ini merupakan virus yang sama sehingga tindakan untuk melindunginya juga akan sama," katanya.

Sedangkan, vaksin Covid-19 baru khusus varian Omicron bisa dipertimbangkan tergantung pada seberapa besar kemungkinan varian ini lolos dari kekebalan.

Saat ini, Swaminathan lebih memperioritaskan upaya vaksinasi pada semua orang yang berusia di atas 18 tahun untuk mengurangi penularan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Varian Omicron, Menlu Retno Dorong Percepatan Vaksinasi Global

Antisipasi Varian Omicron, Menlu Retno Dorong Percepatan Vaksinasi Global

News | Selasa, 07 Desember 2021 | 12:07 WIB

Munginkah Varian Omicron dan Delta Picu Kemunculan Varian Super? Ini Tanggapan Ahli

Munginkah Varian Omicron dan Delta Picu Kemunculan Varian Super? Ini Tanggapan Ahli

Health | Selasa, 07 Desember 2021 | 12:29 WIB

Varian Omicron Masih Menakutkan, Saham-saham Asia Naik Tipis

Varian Omicron Masih Menakutkan, Saham-saham Asia Naik Tipis

Surakarta | Selasa, 07 Desember 2021 | 11:47 WIB

Terkini

Menikmati Niten dari Jalan Sawah hingga Rimbun Tabebuya yang Mekar

Menikmati Niten dari Jalan Sawah hingga Rimbun Tabebuya yang Mekar

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Konsumsi Energi AI Setara Satu Negara, Pemerintah Petakan Sumber Daya

Konsumsi Energi AI Setara Satu Negara, Pemerintah Petakan Sumber Daya

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:59 WIB

Penggeledahan di 5 Kota, KPK Sita Emas 1,3 Kg Terkait Korupsi Pajak Mulyono

Penggeledahan di 5 Kota, KPK Sita Emas 1,3 Kg Terkait Korupsi Pajak Mulyono

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:57 WIB

Merasa Haknya Terpinggirkan, Solidaritas Perempuan Gugat 5 Pasal UU Cipta Kerja

Merasa Haknya Terpinggirkan, Solidaritas Perempuan Gugat 5 Pasal UU Cipta Kerja

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:56 WIB

Kalcer dan Pajak Murah: Nissan Serena C23 Mobil Keluarga Kabin Luas Seharga Motor 150cc

Kalcer dan Pajak Murah: Nissan Serena C23 Mobil Keluarga Kabin Luas Seharga Motor 150cc

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:53 WIB

Sejarah Baru! 21 Ponpes Eks-Jamaah Islamiyah Siap Gelar Upacara HUT RI ke-81

Sejarah Baru! 21 Ponpes Eks-Jamaah Islamiyah Siap Gelar Upacara HUT RI ke-81

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Populasi Orang Utan Sumatra Menurun, Peneliti Dorong Status Darurat Konservasi

Populasi Orang Utan Sumatra Menurun, Peneliti Dorong Status Darurat Konservasi

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Apakah Dompet Hitam Membawa Rezeki Menurut Feng Shui? Cek Pilihan Warna yang Baik

Apakah Dompet Hitam Membawa Rezeki Menurut Feng Shui? Cek Pilihan Warna yang Baik

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:50 WIB

5 Cara Merawat Kulkas Mini agar Tidak Gampang Bocor dan Bau

5 Cara Merawat Kulkas Mini agar Tidak Gampang Bocor dan Bau

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Protokol Kemendagri Perkuat Sinergi Lintas Kelembagaan untuk Tingkatkan Profesionalisme

Protokol Kemendagri Perkuat Sinergi Lintas Kelembagaan untuk Tingkatkan Profesionalisme

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:49 WIB

×