Hindari 3 Jenis Makanan Ini Demi Menjaga Kesehatan Memori Otak

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 07 Desember 2021 | 18:30 WIB
Hindari 3 Jenis Makanan Ini Demi Menjaga Kesehatan Memori Otak
Ilustrasi perempuan demensia. [Shutterstock]

Suara.com - Ada banyak hal yang dapat memengaruhi kesehatan otak, salah satunya pola makan sehari-hari.

Menurut psikiater nutrisi dan anggota dari Harvard Medical School, Uma Naidoo mengatakan bahwa bakteri usus dapat memicu proses metabolisme dan peradangan otak yang memengaruhi memori.

"Studi yang ada menunjukkan bahwa kita mungkin dapat mengurangi kemungkinan demensia dengan menghindari makanan yang membahayakan bakteri usus dan melemahkan memori serta fokus kita," kata Naidoo, dilansir CNBC.

Naidoo menyarankan untuk menghindari beberapa makanan berikut ini demi menjaga kesehatan memori kita:

1. Gula tambahan

Otak menggunakan energi dalam bentuk glukosa untuk bahan bakar aktivitas seluler. Namun, mengonsumsi terlalu banyak gula dapat menyebabkan kelebihan glukosa di otak.

Menurut penelitian, hal itu dikaitkan dengan gangguan memori dan berkurangnya fungsi plastisitas hipokampus, bagian otak yang mengendalikan memori.

Meski setiap tubuh memiliki kebutuhan yang berbeda, American Heart Association merekomendasikan agar wanita tidak mengonsumsi lebih dari 25 gram gula tambahan dan pria tetap di bawah 36 gram tambahan gula per hari.

Ilustrasi lansia lupa (Shutterstock)

2. Makanan yang digoreng

Suatu penelitian yang melibatkan 18.080 orang menemukan bahwa mengonsumsi banyak makanan yang digoreng dikaitkan dengan rendahnya skor dalam pembelajaran dan memori.

Mulailah mengurangi konsumsi makanan yang digoreng secara bertahap. Jika biasanya makan gorengan setiap hari, ganti menjadi semiggu sekali. Apabila mengonsumsi seminggi sekali, maka diubah menjadi sebulan sekali.

3. Karbohidrat dengan kandungan glikemik tinggi

Meski makanan berkarbohidrat tinggi, seperti roti, pasta, dan apa pun yang terbuat dari tepung halus dan tidak terasa manis, tubuh masih memprosesnya dengan cara yang sama seperti gula.

Namun, Naidoo menyarankan untuk mengganti sumber karbohidrat yang memiliki indeks kualitas yang baik, yang didefinisikan sebagai biji-bijian, makanan tinggi serat, dan mengandung indeks glikemik (GI) rendah.

GI merupakan ukuran seberapa cepat makanan berubah menjadi glukosa ketika dipecah selama pencernaan. Semakin cepat makanan berubah menjadi glukosa dalam tubuh, semakin tinggi peringkat GI-nya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Potret Kenangan Larissa Chou dan Ameer Azzikra, Kompak Selalu Terekam Memori

10 Potret Kenangan Larissa Chou dan Ameer Azzikra, Kompak Selalu Terekam Memori

Entertainment | Selasa, 30 November 2021 | 14:51 WIB

Lawan Gugatan Hukum Edhy Prabowo, KPK Siapkan Kontra Memori Kasasi

Lawan Gugatan Hukum Edhy Prabowo, KPK Siapkan Kontra Memori Kasasi

News | Senin, 29 November 2021 | 12:09 WIB

Rekomendasi Permainan Anak Usia Dini, Bisa Latih Memori dan Fisik Anak

Rekomendasi Permainan Anak Usia Dini, Bisa Latih Memori dan Fisik Anak

Lifestyle | Jum'at, 19 November 2021 | 19:10 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB